Tradisi Sungkeman di Semarang Masih Tetap Lestari di Tengah Pandemi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
SEMARANG — Tradisi sungkeman atau silaturahmi ke sanak saudara pada perayaan Idul Fitri, masih dilakukan warga Kota Semarang. Setidaknya hal tersebut tergambar di lingkungan wilayah Kelurahan Tembalang, Kecamatan Tembalang, Semarang.
“Memang kita tidak berkeliling ke para tetangga, karena situasi masih pandemi covid-19. Hanya sebatas silaturahmi ke saudara-saudara saja, misalnya saya sebagai anak ketiga, berkunjung ke rumah kakak kedua dan pertama,” papar Parman, warga Kelurahan Sumorboto Semarang, saat bersilaturahmi ke rumah kakak tertuanya di wilayah Tembalang Semarang, Kamis (13/5/2021).
Dipaparkan, tradisi sungkeman tersebut diharapkan bisa mempererat silaturahmi dan hubungan baik dengan keluarga besar. Mayoritas warga usai melaksanakan salat Idulfitri, pasti akan mengunjungi ke saudara yang dituakan untuk bersilaturahmi.
“Bismillah, semoga semuanya sehat, karena kalau kondisi tidak sehat, pasti tidak akan menerima kunjungan saudara yang akan bersilaturahmi. Dalam tradisi ini, kita juga tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan tuan rumah, Siswadi. Pada perayaan Idul Fitri 2019 lalu, sebagian besar masyarakat memang tidak melakukan kunjungan silaturahmi, namun pada tahun ini, tradisi tersebut kembali dilakukan.
“Silaturahmi ini hanya terbatas kepada keluarga besar. Apalagi saya sebagai anak tertua, demikian juga dari pihak istri, juga anak tertua kedua, jadi banyak adik-adik yang datang. termasuk dari anak-anak mereka yang datang untuk bersilaturahmi,” terangnya.
Dirinya pun berharap tradisi silaturahmi tersebut tetap bisa terjaga, meski saat ini pandemi covid-19 masih berlangsung.
“Mereka yang berkunjung tetap diwajibkan memakai masker. Kemudian di ruangan untuk menerima tamu juga dibuka jendela dan pintunya, sehingga sirkulasi udara bagus. Sebelum masuk dan pergi, juga diwajibkan mencuci tangan dengan air sabun. Ini menjadi upaya kita untuk tetap menjaga silaturahmi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.