Taman Wisata Lebah, Kawasan Rekreasi Edukasi Bagi Warga Jakarta

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Rindangnya pepohonan dan ragam bunga dengan warna cerah memperindah taman ini. Kesan, nyaman dan ramah anak pun terukir nyata saat memasuki gerbang Taman Wisata Lebah.

Taman ini dihiasi dengan berbagai patung lebah dalam berbagai rupa dan bentuk. Badan patung lebah itu digurat warna hitam dan kuning, sesuai dengan jenis lebah yang dibudidayakan di taman ini.

“Taman ini sarana wisata edukasi lebah bagi keluarga khususnya anak-anak. Kala Ramadan, selalu banyak pengunjung untuk menikmati sejuknya pepohonan sambil melihat ragam patung lebah dan juga belajar tentang kehidupan lebah,” ujar Nardianto, staf Diklat dan Edukasi PT Madu Pramuka, kepada Cendana News, di temui di Taman Wisata Lebah di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021).

Awalnya kata dia, taman ini hanya didesain untuk budidaya lemah dengan rindang pepohonan dan bunga yang menjadi sumber makanan bagi lebah. Namun seiring perkembangan taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, khususnya bagi anak-anak. Seperti, beragam wahana bermain yaitu ayunan dan perosotan. Ada juga gua-gua yang atapnya dihiasi patung lebah.

Nardianto, staf Diklat dan Edukasi PT Madu Pramuka, ditemui di area Taman Wisata Lebah di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021). -Foto: Sri Sugiarti

Dalam gua tersebut, anak-anak diajak untuk menonton film kartun tentang lebah. Dengan harapan edukasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

“Karena saat ini pandemi Covid-19, jadi edukasi film kartun lebahnya ditiadakan dulu. Tapi tiap akhir pekan ramai pengunjung dengan tetap protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Menurutnya, saat Ramadan ini pengunjung datang dari siang hingga sore untuk ngabuburit sambil belajar tentang lebah.

“Orangtuanya bisa duduk santai di kursi panjang sambil menikmati sejuknya udara. Sedangkan anak-anak bermain ragam wahana, bisa masuk ke dalam gua lebah kecil,” imbuhnya.

Meskipun budidaya lebah dilakukan di taman ini, tapi kata dia, bukan berarti lebahnya dibiarkan bebas terbang di tengah pengunjung yang berwisata. Lebah-lebah itu disimpan dalam kotak dan tempat terpisah sesuai dengan spesiesnya. Setiap kotak memiliki satu ekor ratu, yang nantinya akan menghasilkan lebah-lebah pekerja, dan pejantan.

“Jadi lebahnya tidak mengganggu pengunjung, kalau ada yang ingin belajar daur hidup lebah bisa mendekat ke kotak budidaya lebah. Nanti akan dijelaskan oleh tim pemandu,” ujarnya.

Selain lebah, di taman ini juga terdapat kandang ayam berukuran besar yang dikelilingi jaring-jaring. Jenis ayam kate yang mengisi kandang itu sedang mematuk makanan, dan sesekali berlarian dengan tingkah lucunya.

Ada juga tupai yang berlari di pohon, dan juga kucing tertidur pulas di rerumputan.

“Taman ini cocok untuk wisata keluarga, bisa mengajarkan anak tentang lebah, jenis pohon dan bunga. Di samping mereka menikmati fasilitas wahana bermain,” ujar Andika, salah satu pengunjung yang datang ke taman ini dengan istri dan kedua anaknya.

Lokasi taman ini berada dalam area Bumi Perkemahan Cibubur, dengan rindang pepohonan. Sehingga kata Andika, udaranya sangat sejuk dan nyaman.

“Rekreasi sambil ngabuburit, sangat nyaman di sini. Menu takjil juga bisa dibeli di sekitaran taman ini, banyak yang jual,” imbuh Andika yang merupakan warga Ciracas, Jakarta Timur ini.

Sabrina Tian, pengunjung lainya menyebut taman ini merupakan sarana edukasi yang menarik. Karena selain beragam wahana bermain, di taman ini anak-anak bisa belajar tentang lebah.

“Taman ini bisa jadi alternatif wisata edukasi yang menarik bagi keluarga, terutama bagi anak-anak,” ujar Sabrina yang merupakan warga Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurutnya, taman ini sangat representatif bagi pengunjung karena lokasinya strategis dengan area parkir yang luas.

Bahkan, pengunjung tidak dikenakan tiket atau biaya masuk ke taman ini. Hanya saja kata Sabrina, ketika pengunjung ingin tahu lebih detail tentang daur hidup lebah itu dikenakan biaya.

“Itu pun tarifnya murah kok, per orang itu cuma Rp 20.000. Tapi kita bisa belajar banyak hal terkait lebah, madu, dan produk olahan lainnya yang bisa didapatkan dari lebah. Ya, seperti royal jelly, propolis, dan beepolen,” ujar ibu dua anak ini.

Di taman ini, kata dia, pengunjung juga bisa berlari santai mengelilingi area taman sambil menikmati pemandangan.

“Di sini juga ada kolam ikan, gua-gua lebah, bahkan tupai dan ayam kate. Anak saya kalau dibawa ke sini betah, saking nyamannya,” tukas Sabrina.

Di area taman ini juga tersaji ragam jenis madu yang dipasarkan di sebuah gedung. Madu-madunya dari hasil budidaya lebah yang dikembangkan oleh Bumi Perkemahan Cibubur di berbagai daerah di Indonesia.

Lihat juga...