Taman Andan Jejama Sidototo, Kawasan Rekreasi Warga Pesawaran

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Teduhnya pepohonan rindang dengan fasilitas tempat duduk yang nyaman menghiasi area tepi Jalan Lintas Barat Sumatera. Berada di Jalan Ahmad Yani, Desa Keteguhan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran area tersebut dikenal dengan Taman Andan Jejama Sidototo.

Arifin, salah satu pemilik usaha penjualan makanan dan minuman ringan menyebut taman itu jadi lokasi rekreasi warga.

Arifin, pemilik usaha penjualan makanan dan minuman ringan di Taman Andan Jejama, Desa Keteguhan, Gedong Tataan, Pesawaran, Minggu (9/5/2021) – Foto: Henk Widi

Sesuai dengan giant letter atau tulisan penanda Taman Andan Jejama Sidototo, berasal dari perpaduan bahasa Lampung dan Jawa. Kearifan lokal masyarakat yang berpadu antara warga asli dan pendatang yang mendiami wilayah itu puluhan tahun silam.

Kalimat Andan Jejama Sidototo sebut Arifin memiliki makna memelihara dengan baik secara bersama-sama dan menata lebih indah.

Memiliki landmark yang unik taman tersebut cukup strategis. Arifin menyebut dari arah Bandar Lampung berada di sebelah kanan dan dari arah Pringsewu taman tersebut ada di sebelah kiri.

Sebelumnya lokasi taman merupakan area kebun karet yang disulap menjadi area rekreasi oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Area kebun karet jadi lokasi rekreasi dan tepi jalan menjadi peluang warga berdagang.

“Lokasi strategis perlintasan warga dari sejumlah kota menuju provinsi Bengkulu menjadikan taman Andan Jejama Sidototo sekaligus lokasi istirahat atau rest area dan bagi warga lokal menjadi tempat rekreasi yang murah meriah, dilengkapi fasilitas pendukung publik yang memadai,” terang Arifin saat ditemui Cendana News, Minggu (9/5/2021).

Arifin bilang, taman Andan Jejama Sidototo memiliki fasilitas area bermain, teater terbuka, musala, toilet, area jogging track, lapangan futsal.

Sejumlah tempat duduk permanen dari beton berada di bawah naungan pepohonan perdu jadi tempat rekreasi nyaman. Jenis pohon ketapang kencana, cemara, kamboja menjadi penambah keasrian taman untuk rekreasi.

Saat akhir pekan Arifin menyebut warga yang datang ke taman lebih banyak. Terlebih saat bulan Ramadan, usai sahur dan salat Subuh, area tersebut jadi tempat olahraga jalan santai.

Waktu senja jelang berbuka puasa Taman Andan Jejama Sidototo jadi lokasi ngabuburit sekaligus mencari menu takjil. Area taman yang sejuk, asri, rindang oleh pepohonan juga ramah anak.

“Taman ini cocok untuk rekreasi keluarga bersama anak, mengajari anak bersepeda sekaligus bermain wahana seluncuran,” ulasnya.

Pria yang sudah membuka usaha sejak puluhan tahun silam menyebut taman Andan Jejama Sidototo ikut gerakkan ekonomi warga. Pasalnya belasan tahun silam warga berdagang di tepi Jalinbar.

Namun pembangunan taman dengan fasilitas parkir luas, sejumlah tempat berdagang disediakan ikut meningkatkan ekonomi warga. Ia bisa menjual makanan, minuman untuk pengunjung. Omzet ratusan ribu bisa diperolehnya selama berjualan di area taman.

Joras Sianturi, pengunjung taman Andan Jejama Sidototo menyebut menjadikan area itu untuk bersantai. Kala pagi udara di taman cocok untuk bersantai bersama keluarga.

Lokasi yang masih berada dekat dengan area perkebunan karet dan singkong tersebut tepat untuk menikmati oksigen. Sejumlah tempat duduk yang berada di bawah rindangnya pepohonan menjadi tempat bersantai bersama keluarga.

“Penyediaan tempat duduk untuk bersantai pada area taman juga fasilitas untuk bersosialisasi,” paparnya.

Keberadaan area terbuka untuk pertunjukan seni sebutnya kerap digunakan. Namun selama pandemi Covid-19 kegiatan kesenian timbulkan keramaian ditiadakan. Meski demikian ia bisa tetap menikmati suasana santai sembari mengajak keluarga. Saat senja ia juga bisa menikmati kelapa muda yang disediakan pedagang.

Andarmin, pengunjung lain menyebut meski tempat favorit untuk rekreasi ia menyebut taman Andan Jejama Sidototo perlu dibenahi.

Andarmin, salah satu pengunjung duduk menikmati suasana di depan sejumlah tempat bersantai yang disediakan bagi pengunjung Taman Andan Jejama Sidototo, Desa Keteguhan, Gedong Tataan, Pesawaran, Minggu (9/5/2021) – Foto: Henk Widi

Pasalnya keberadaan sejumlah pedagang yang membuat tempat berjualan dengan terpal mengurangi estetika. Bagi sejumlah pecinta fotografi keberadaan gubuk dengan terpal mengurangi keindahan.

Ia menyebut tempat rekreasi tersebut sangat representatif bagi warga. Sebab lokasi strategis memiliki area parkir cukup luas.

Mengunjungi taman bisa dilakukan tanpa harus membayar tiket. Keberadaan pepohonan yang menghijau saat pagi sekaligus jadi taman menyenangkan bagi anak-anak. Sebab area jogging track terhubung dengan area bermain anak yang luas.

Lihat juga...