PAUD di Sikka Hentikan Pembelajaran Tatap Muka
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
MAUMERE — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghentikan pembelajaran tatap muka di kelas setelah meningkatnya kasus positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita menghentikan pembelajaran tatap muka terbatas akibat meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka,” kata Kepala Sekolah PAUD Pelita Hati, Kelurahan Wairotang, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Maria C.Lilys Supratman saat ditemui rumahnya di Kelurahan Wairotang, Kamis (6/5/2021).
Lilys menyebutkan, sebelumnya pihaknya menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas selama 3 hari saja sejak hari Senin sampai Rabu dalam seminggu, akibat kasus Covid-19 yang masih melanda Kota Maumere.
Ia tambahkan, setelah kasus Covid-19 meningkat drastis dan banyak anak didik, baik SMA atau sederajat hingga SD di Kota Maumere positif Covid-19, maka pembelajaran tatap muka dihentikan sementara.
“Kita juga mengacu kepada surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga agar pembelajaran tatap muka dihentikan sementara waktu,” ucapnya.
Lilys mengakui,selama Covid-19 pihaknya pun harus bekerja ekstra untuk mewajibakan anak didik menerapkan protokol kesehatan selama proses pembelajaran berlangsung.
Disebutkan, memang sangat sulit mengajarkan anak didik menggunakan masker apalagi saat mereka bermain sehingga para guru selalu mengawasi anak didik satu per satu agar jangan berkumpul dan tetap memakai masker.
“Memang terkadang sulit sebab kadang anak-anak tidak mau memakai masker. Para guru harus membujuknya dan memang butuh waktu untuk memberikan pembelajaran soal protokol kesehatan kepada anak usia dini,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Mayella da Cunha dalam surat edarannya menegaskan agar sekolah dari jenjang PAUD atau TK hingga SMA atau sederajat diminta menghentikan pembelajaran tatap muka.
Yell sapaannya menegaskan, pembelajaran tatap muka terbatas tersebut dihentikan dari tanggal 3 Mei 2021 hingga tanggal 8 Mei 2021 untuk 3 kecamatan yakni Alok, Alok Barat dan Alok Timur yang mayoritas berada di Kota Maumere.
“Selama kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas dihentikan, satuan pendidikan dapat memberikan pembelajaran daring atau memberikan tugas-tugas kepada peserta didik,” imbaunya.
Yell juga meminta agar satuan pendidikan di wilayah kepulauan yang berada di Kecamatan Alok dan Alok Timur tersebut dan di luar 3 kecamatan tersebut tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan sistem shift.
“Satuan pendidikan wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar seperti memakai makser, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tegasnya.