Gemblong, Kuliner Khas Jawa Barat yang Manis dan Gurih
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BANDUNG — Tidak ada yang tahu persis, sejak kapan gemblong, kuliner khas Jawa Barat ini pertama kali diperkenalkan, namun yang pasti, makanan yang terbuat dari ketan dan kelapa ini sudah populer bahkan sejak setengah abad yang lalu.
Cita rasanya yang manis legit, membuat gemblong berada dalam daftar makanan paling dicari oleh masyarakat, bahkan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai jajanan utama.
Tisya (29), salah seorang penikmat menyebut, bahwa gemblong merupakan salah satu camilan yang bisa disajikan untuk keluarga di rumah.
“Buat sarapan itu pas banget. Rasanya manis, renyah, dan gurih. Paling enak menyantap dengan teh manis hangat,” kata Tisya kepada Cendana News, Sabtu (10/4/2021) di Arjasari.
Tisya juga mengatakan, selain enak, gemblong juga termasuk cemilan yang murah meriah. Hanya dengan Rp1.000 sudah bisa menikmati cita rasa kuliner yang kulit luarnya dibaluri gula merah tersebut.
“Saya sih tidak tahu berapa harganya kalau di kota, tapi di sini cuma Rp1.000. Jadi sebetulnya beli 3 biji saja sudah kenyang makan gemblong. Kan cuma Rp3.000,” tukasnya.
Sementara itu Dedi (43), Pedagang gemblong di pasar tonggeng (dadakan) Villa Kaca Arjasari, Kabupaten Bandung mengatakan, bahwa gemblong merupakan salah satu jenis kue yang paling laris.
“Di antara semua jajanan yang saya jual ini, memang gemblong yang paling laris. Mungkin karena kebanyakan masyarakat suka makanan manis,” ucapnya.

Menurut Dedi, gemblong miliknya sama saja dengan yang lainnya. Proses pembuatannya dimulai dengan membuat adonan dari ketan putih yang sudah dihaluskan, kemudian dibentuk bulat lonjong dengan cetakan.
“Setelah dicetak, lalu digoreng. Setelah sudah masak dan dingin baru dibaluri dengan larutan gula merah,” tuturnya.
Dedi berjualan setiap hari Sabtu dan Minggu di pasar tonggeng Villa Kaca Arjasari. Ia mulai buka pukul 07.00 sampai 12.000 Wib. Ada banyak aneka kudapan yang dijualanya, dan rata-rata harganya hanya Rp1.000 per buah nya.
“Saya jamin kue kue saya ini semuanya baru. Tidak ada yang sisa. Hari itu bikin, hari itu juga jual, jadi rasa kue nya mantap,” pungkasnya.