Pandemi Corona, Futsal Sikka Tetap Gelar Pertandingan Persahabatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka (AFKS), NTT, Femmy Bapa, saat ditemui di kantornya di Kota Maumere, Jumat (12/3/2021). Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE — Pandemi Corona yang mulai melanda Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak April 2020 membuat berbagai turnamen futsal antar klub yang telah direncanakan urung digelar.

Meski begitu, Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka (AFKS) tetap menggelar pertandingan persahabatan dan melaksanakan bimbingan dan latihan singkat coaching clinic.

“Turnamen memang belum ada tetapi kami menggelar pertandingan persahabatan dan coaching clinic dengan pembekalan futsal kepada anak Sekolah Dasar,” sebut Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka, NTT, Femmy Bapa saat ditemui di kantornya di Kelurahan Kabor, Kota Maumere, Jumat (12/3/2021).

Femmy menyebutkan, pihaknya mematuhi surat edaran Bupati Sikka soal pencegahan penularan Covid-19 dan melarang berbagai aktifitas yang mengumpulkan banyak orang.

Namun begitu sebutnya, asosiasi tetap membuat dan menyelenggarakan pertandingan persahabatan dengan menyediakan wasit dan lapangan agar klub bisa bertanding.

“Kami gelar pertandingan tapi hanya terbatas dan tanpa penonton serta publikasi. Kami dari asosiasi siapkan wasit dan lapangan dan pertandingan tetap berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” terangnya.

Femmy katakan, memang pantasnya ada turnamen untuk menjadi ajang pencarian bakat tetapi karena kondisi pandemi Corona sehingga turnamen ditiadakan.

Ia katakan, meski begitu pemain tetap berlatih dan melaksanakan pertandingan persahabatan agar skill dan keterampilan serta kebugaran tubuh tetap terjaga.

Dia menambahkan, terdapat 35 klub yang terdaftar secara resmi di Asosiasi Futsal Kabupaten Sikka.

“Kami tinggal menunggu saja sebab di agenda kami di tahun 2021, setiap bulan ada turnamen. Bila disetujui dan situasi memungkinkan maka kami langsung gelar turnamen futsal,” ucapnya.

Femmy mengakui asosiasi sedang menggembleng tim futsal putri dan disiapkan menjadi ikon futsal di Kabupaten Sikka.

Ia katakan, teknik bermain tim futsal putri juga sudah bagus seperti profesional sehingga pihaknya tetap lakukan penggemblengan agar tim ini bisa terus terasah kemampuannya.

“Untuk pengembangan pada usia dini,kami akan buka akademi futsal sama seperti sekolah sepak bola dan berada di bawah manajemen asosiasi. Rencananya Maret ini akan kami luncurkan,” ungkapnya.

Sementara itu seorang pegiat sepak bola dan pengurus klub, Yosef Nong Soni mengakui, kondisi pandemi membuat beberapa turnamen dan pertandingan sepak bola dan futsal terhenti.

Sony mengakui, tim nya pun tetap berlatih secara rutin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan agar kemampuan para pemain tidak menurun dan siap apabila ada turnamen.

“Meski situasi pandemi Corona namun pemain tetap berlatih rutin agar kemampuan tetap terasah dan selalu siap apabila sewaktu-waktu kondisi memungkingan digelarnya turnamen,” ucapnya.

Lihat juga...