Koperasi Bantar Agung Targetkan Keanggotaan Capai 1.000 Orang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAJALENGKA – Banyaknya manfaat yang diperoleh dengan menjadi koperasi, mendorong pengurus Koperasi Bantar Agung di Desa Bantar Agung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat untuk giat merekrut anggota baru. Tahun ini, keanggotaan koperasi ditargetkan mencapai 1.000 orang.

Ketua Koperasi Bantar Agung, Heryanto mengatakan, saat ini jumlah anggota sudah mencapai 803 orang. Potensi untuk merekrut anggota baru masih luas, mengingat jumlah penduduk di Desa Bantar Agung ada 3.571 jiwa dan terdapat 1.300 kepala keluarga (KK).

“Target kita, tahun ini bisa mencapai keanggotaan hingga 1.000 orang, hal tersebut bisa tercapai jika kondisi pandemi berangsur mulai membaik, sehingga aktivitas ekonomi juga mulai pulih,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Untuk saat ini, jumlah keanggotaan koperasi baru mencapai 70 persen dari total target 80 persen keanggotaan. Sehingga untuk memenuhi 10 persen sisanya, dirasa tidak terlalu berat.

“Kita optimis target keanggotaan bisa tercapai. Toh menjadi anggota koperasi juga banyak manfaat yang diperoleh oleh masyarakat,” jelas Aher, sapaan Heryanto.

Penambahan jumlah anggota ini, juga karena koperasi binaan Yayasan Damandiri tersebut mampu meminimalkan non permorming loan (NPL) hingga 0,03 persen di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Aher, kesadaran masyarakat desa untuk berkoperasi sudah mulai tumbuh. Sehingga meskipun ada kewajiban untuk membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebesar Rp 15.000, menurutnya, warga desa tidak akan keberatan.

“Banyak warga desa yang sudah mendapatkan pinjaman dari program Modal Kita Yayasan Damandiri dan usaha mereka sejauh ini berjalan dengan baik, bahkan perkembangannya selalu kita pantau dan cukup baik. Sehingga bagi warga yang belum menjadi anggota koperasi, akan mendapatkan contoh konkrit dari warga lain yang sudah terlebih dahulu menjadi anggota koperasi,” tuturnya.

Besarnya pinjaman Modal Kita yang disalurkan berbeda-beda, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 10 juta. Tergantung dari pengajuan serta hasil analisis dan survei dari pengurus koperasi. Sampai sekarang koperasi sudah menyalurkan kredit bantuan Modal Kita total Rp 1,1 miliar untuk warga desa.

Koperasi Bantar Agung sendiri didirikan dan menjadi koperasi binaan Yayasan Damandiri sejak tanggal 20 Oktober 2019. Namun koperasi ini baru mulai beroperasi pada bulan Februari 2020 lalu. Baru sebulan beroperasi, sudah dihadapkan pada pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2020 yang berlangsung hingga saat ini.

Salah satu warga desa, Samhari mengatakan, kehadiran koperasi sudah banyak dirasakan oleh warga desa, terutama dalam upaya menambah modal untuk bisa bertahan di tengah pandemi.

“Koperasi ini tidak hanya mengedepankan perolehan laba semata, tetapi juga ada pendekatan serta edukasi kepada warga supaya bisa memanfaatkan pinjaman modal untuk memperbesar usahanya,” katanya.

Lihat juga...