KBM Tatap Muka di Kediri Segera Dievaluasi

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memantau proses vaksinasi COVID-19 pada guru di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (8/3/2021) – Foto Ant

KEDIRI – Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menegaskan, akan segera mengevaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Hal tersebut sebagai tindaklanjut dari vaksinasi yang telah dilakukan kepada para guru mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga SMA.

“Pelaksanaan vaksinasi guru TK sampai SMP sudah 60 persen dan yang ini 60 persen juga. Nah mudah-mudahan dengan datangnya vaksin baru kita akan menuntaskan 40 persen yang belum. Sehingga kalau guru sudah divaksin maka nanti kita akan mengevaluasi bisa nggak, kalau kita melakukan sekolah tatap muka. Kalau bisa ya tentu tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya Abu Bakar, Senin (8/3/2021).

Wali Kota, meninjau secara langsung proses vaksinasi COVID-19 yang menyasar para guru SMA sederajat. Dalam kesempatan yang sama, vaksinasi juga dilakukan kepada para pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri. Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di tiga tempat yakni di SMA Negeri 1 Kediri, SMA Negeri 7 Kediri, dan SMA Negeri 8 Kediri.

Abu Bakar mengungkapkan, vaksinasi bagi guru SMA dan SMK serta pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, menyasar 1.280 orang. Diharapkan bisa selesai dalam satu hari. Sementara untuk guru TK, SD, dan SMP menyasar 1.619 orang, dan telah dilakukan pada Kamis (4/3/2021) dan Jumat (5/3/2021).

Guru, juga menjadi prioritas utama vaksinasi, karena memiliki risiko tinggi tertular. Untuk itu, vaksinasi COVID-19 dilakukan pada tenaga pendidik dan guru, sehingga diharapkan ke depan aktivitas belajar mengajar bisa secepatnya dilakukan, demi mencegah penyebaran COVID-19.

“Dari data yang kami punya rata-rata anak-anak muda itu kenanya OTG (orang tanpa gejala). Makanya gurunya yang memiliki risiko kami vaksin dulu. Mudah-mudahan dengan seperti ini dapat mempercepat pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

Abu Bakar menilai, manajemen vaksin di Kota Kediri sudah baik. Sasaran vaksinasi telah tepat dan berdasarkan tingkat risiko. Selain itu, puskesmas di kota ini juga telah baik melaksanakan vaksinasi dengan cukup baik, sehingga semua bisa berjalan dengan lancar dan tepat.

Kota Kediri dalam vaksinasi COVID-19 tahap dua ini mendapatkan 2.450 vial untuk seluruh pelayan publik. “Jadi yang memiliki risiko tinggi kami dahulukan, seperti pedagang pasar, ASN di pelayanan publik, TNI, Polri, dan guru. Sebentar lagi kami lakukan vaksinasi kepada tokoh agama, karena mereka juga memberikan pelayanan dengan umat. Rencananya Rabu atau Kamis (10-11/3/2021) kami lakukan vaksinasi. Untuk yang hari ini vaksinasi berjalan lancar dan pas,” kata dia.

Di Kota Kediri hingga Minggu (7/3/2021) ada 1.209 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Terdapat dua orang masih dirawat, 1.089 orang telah sembuh, dan 118 orang telah meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...