Inilah Kunci Sukses Budi Daya Monstera
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
SEMARANG – Monstera masih menjadi primadona bagi penggemar tanaman hias di Kota Semarang. Bentuk daunnya yang unik, dengan beragam ukuran, menjadi daya tarik bagi pehobi tanaman. Tidak hanya itu, perawatan tanaman tersebut juga relatif mudah, sehingga cocok bagi pehobi pemula.
“Monstera masih menjadi pilihan utama, sebagai tanaman hias, baik in door untuk menghiasi ruangan atau pun out door. Dengan ciri fisik yang lebar dan berlubang, monstera sangat bagus untuk hiasan karena terlihat apik dan kekinian,” papar penggemar tanaman hias, Johanes Swara, saat ditemui di Semarang, Senin (15/3/2021).

Tingginya minat akan monstera, juga berpengaruh pada harga. Mulai dari angka ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Apalagi jika tanaman tersebut termasuk jenis variegata. Meski demikian, apa pun jenis monstera, cara perawatannya relatif sama.
“Media tanam menjadi yang utama, dalam budi daya monstera. Sebenarnya, tidak jauh berbeda dengan jenis tanaman hias lainnya, namun ada trik khusus agar tanaman monstera bisa tumbuh subur dan cepat bertunas atau keluar daun baru,” lanjut Jojo, panggilan akrabnya.
Dijelaskan, sebagai media tanam digunakan pupuk kompos, tanah, pasir dan klenteng, atau isi kapuk randu.
“Klenteng ini berfungsi agar media tanam tersebut tidak padat atau gembur. Selain itu, juga bagus agar akar tanaman bisa bernapas,” terangnya.
Termasuk dalam pemilihan pot untuk media tanam, usahakan menggunakan pot yang bisa memberikan napas pada akar.
“Pilih pot yang sedikit ada ‘kaki’-nya sehingga dasar pot, tidak tertutup penuh. Jika tidak menemukan, bisa juga melubangi kanan kiri pot, agar air bisa cepat keluar saat disiram,” lanjutnya.
Dijelaskan, meski monstera membutuhkan media tanam yang lembab, namun air yang menggenang dalam pot, bisa menjadi sumber penyakit. Termasuk akar busuk.
“Jadi media tanam dan pot yang digunakan, harus mendukung, sehingga saat disiram, air sepenuhnya bisa keluar. Jadi hanya membasahi media tanam saja, dan tidak tertinggal di dalam pot,” tambahnnya.
Dalam budi daya monstera, metode stek batang menjadi pilihan untuk mendapat tanaman baru. “Caranya cukup mudah, tinggal dipotong bagian batang yang diinginkan. Usahakan memilih batang yang sudah cukup tua, bisa dilihat dari akar yang sudah ada. Sebab di setiap batang, di bawah daun, pasti ada akar yang tumbuh,” lanjutnya.
Jangan lupa, perhatikan nutrisi tanaman agar memperkuat akar sehingga bisa menyangga tanaman dengan baik.
“Usahakan mendapat cahaya yang cukup, meski tidak secara langsung terpapar sinar matahari,” tandasnya.
Sementara, penggemar monstera lainnya, Indriyani, menjelaskan monstera termasuk tanaman yang cepat tumbuh, sehingga perlu pergantian pot secara berkala.
“Tujuannya agar pertumbuhan monstera bisa optimal. Usahakan agar pot pengganti lebih besar dari sebelumnya agar pertumbuhan akar bisa bergerak dengan maksimal. Dalam pergantian pot ini, komposisi media tanam juga harus diperhatikan juga,” terangnya.