Ubi Mangsi, Si Ungu Lezat Kaya Karbohidrat

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Umbi mangsi atau ubi ungu menjadi salah satu bahan pokok makanan pengganti beras, yang bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat dalam tubuh. Umbi juga dapat diolah menjadi beragam camilan. Selain digoreng menjadi keripik, umbi ungu rebus juga enak untuk dimakan. Rasanya yang sedikit manis, penuh karbohidrat juga membuat perut cepat kenyang.

“Kalau orang Semarang, menyebutnya ubi mangsi, karena warnanya ungu seperti warna tinta (mangsi-Jawa). Kalau secara umum menyebutkan ubi ungu,” papar Mariyanah, warga Tembalang, Semarang, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (30/1/2021).

Ubi ungu banyak digunakan untuk menjadi bahan dasar berbagai kreasi makanan, rasanya yang manis dan kaya nutrisi juga bagus untuk kesehatan tubuh. –Foto: Arixc Ardana

Sebagai seorang petani, ubi ungu juga menjadi salah satu bahan pangan yang dibudidayakan. Selain mudah ditanam, cepat pertumbuhannya, ubi ungu juga mudah untuk dibuat beragam makanan olahan.

“Paling mudah tentu direbus. Tinggal dibersihkan dari tanah yang masih menempel, lalu dikukus. Tidak perlu dipotong-potong, langsung dikukus bersama kulitnya,” terangnya.

Selain dikukus, juga bisa digoreng untuk keripik umbi. Caranya pun mudah, ubi yang sudah dikupas kulitnya dan dibersihkan, dipotong tipis-tipis. Potongan tersebut kemudian dijemur agar kering. Setelahnya baru bisa digoreng garing.

“Bisa juga seperti membuat mendoan, dipotong agak tebal, kemudian digoreng bersama adonan tepung terigu. Rasanya enak, manis tapi kalau makannya terburu-buru bisa sereden (tertinggal di tenggorokan-red) karena banyak karbohidratnya,” tambahnya.

Jika ada waktu, umbi ungu juga bisa diolah menjadi beragam kue. “Biasanya anak saya yang membuatnya, untuk bolu kukus atau roti brownies. Caranya, umbi yang sudah dikupas diparut untuk diambil sari patinya. Sari pati ini yang digunakan untuk membuat kue,” terangnya.

Sementara, Johan, salah satu anaknya, mengaku ubi ungu menjadi salah satu makanan favorit di keluarga tersebut. Apalagi di saat musim hujan seperti sekarang ini, paling enak menyantap ubi ungu kukus ditemani segelas teh manis hangat atau kopi.

“Biasanya untuk teman makan, sembari nonton televisi atau ngobrol bareng keluarga. Sambil cerita, sambil makan,” terangnya.

Terpisah, pakar gizi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Yuliana Noor Setiawati Ulvie, saat dihubungi menjelaskan ubi ungu memiliki tekstur seperti kentang saat dimasak dan memiliki rasa yang manis dan gurih.

“Biasanya, ubi ungu juga banyak digunakan untuk menjadi bahan dasar berbagai kreasi makanan. Hal ini karena ubi ungu memiliki rasa yang lezat dan mengandung banyak vitamin, mineral, yang bermanfaat untuk kesehatan,” terangnya.

Diterangkan, warna ungu pada ubi tersebut disebabkan oleh adanya zat warna alami yang disebut antosianin. Senyawa antosianin ini mempunyai banyak fungsi, salah satunya sebagai antioksidan yang bagus untuk tubuh. “Jadi dengan rutin mengkonsumsi ubi ungu, juga bagus untuk kesehatan, selain bisa mengenyangkan,” pungkasnya.

Lihat juga...