Ubah Lahan Sampah jadi Arena Rekreasi Ramah Anak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengubah lahan sampah yang persis berada di belakang kantor desa di Jalan Sultan Hasanudin menjadi lahan permainan ramah anak.

Lahan tempat sampah dan area parkir yang tepat berada di samping stadion mini milik desa tersebut diubah menggunakan dana desa tahap l melalui rapat bersama dipimpin pengurus. Ke depan bisa dijadikan faislitas bagi warga untuk berbagai kegiatan positif.

“Setelah melalui diskusi melibatkan banyak pihak, akhirnya disetujui lahan yang biasa jadi tempat parkir dan transit sampah dijadikan arena permainan ramah anak. Saat ini, masih terus dikerjakan,” ujar Jaut Sarja Winata, Kepala Desa Tambun, kepada Cendana News, Minggu (31/1/2021).

Dikatakan, tahun 2020 dana desa yang dianggarkan untuk pembangunan awal taman ramah anak tersebut sudah mencapai Rp300 juta. Itu untuk uruk lahan dengan tanah, membuat saung, gazebo dan taman. Saat ini saung sudah kerap digunakan untuk kegiatan desa.

Untuk tahun 2021 ini, Jaut menyampaikan, dana desa kembali difokuskan untuk penyelesaian taman ramah anak tersebut. Adapun anggaran melalui alokasi dana desa tahun ini mencapai Rp800 juta. Dia berharap bisa disetujui sehingga pembangunan taman tersebut bisa selesai.

Arena permainan ramah anak tersebut nanti dilengkapi panggung kreasi, band, dan kolam. Panggung itu sendiri imbuhnya disediakan untuk warga yang memiliki kreativitas positif seperti seni dan budaya. Bahkan bisa dijadikan tempat diskusi bagi pemuda di Desa Tambun.

“Bahkan ke depan setiap ada event desa bisa difokuskan di taman ramah anak atau untuk dijadikan tempat resepsi pernikahan dan lainnya, asalkan kegiatan positif,” jelasnya mengaku tidak ada desain khusus dalam pembuatan taman ramah anak tersebut.

Karena lanjut Jaut, setelah jadi taman ramah anak akan dikelola langsung oleh BUMDes. Sehingga bisa memberikan pendapatan asli desa yang dikelola melalui dana desa.

Dalam pengerjaannya pun, semua memanfaatkan tenaga warga Desa Tambun. Dari mulai uruk tanah, pembuatan taman air, saung dan panggung.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, M Nuh, yang melihat langsung pembangunan taman ramah anak di Desa Tambun, berharap, melalui taman tersebut bisa mengubah stigma Tambun yang kotor.

“Ini kreativitas, yang memberi manfaat bagi desa dan orang banyak tentunya. Semoga melalui taman ini bisa mengubah stigma Tambun, lebih rapi, bebas sampah liar,” tukasnya.

M. Nuh berharap, desa lain di Kabupaten Bekasi, bisa lebih kreatif dalam menggunakan dana desa untuk memajukan desa. Apalagi tahun ini dalam penggunaan dana desa sudah ada fokus tertentu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Desa.

Lihat juga...