Situ Pedongkelan, Wisata Mancing Gratis di Pekayon

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Berada di ujung perbatasan antara Kelurahan Pekayon,  Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat, Situ Pedongkelan menjadi alternatif wisata dan spot memancing bagi warga sekitar.

Bukan hanya kalangan tua, tetapi orang dewasa dan remaja pun menikmati suasana alam Situ Pedongkelan sambil memancing.  Mereka duduk berjajaran di tepi Situ Pedongkelan, kail pancingan dengan umpan rumput basah dan kroto pun mereka lempar ke dalam air.

Terlihat juga anak-anak asyik bermain di atas balok karet persegi panjang. Sebagian dari mereka ada yang jongkok dan berjalan mengelilingi balok karet itu. Mereka bercengkarama dan bercanda menikmati keindahan hamparan air Situ Pedongkelan.

Imam Syafei memancing ikan mujair bersama teman-temannya  menghabiskan akhir pekan di situ Pedongkelan, Minggu (31/1/2021). -Foto: Sri Sugiarti

Situ Pedongkelan memiliki area luas, telah direvitalisasi menghabiskan anggaran sebesar Rp3 miliar, yang merupakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Situ ini menjadi tempat wisata bagi masyarakat Jakarta Timur dan Depok untuk menghilangan kepenatan. Dan, memancing di situ menjadi alternatif bagi pehobinya. Salah satunya, Imam Syafei, yang mengaku kerap memancing ikan bersama teman-temannya di Situ Pedongkelan ini.

“Suasananya adem, apalagi kalau sore banyak yang memancing. Saya setiap Sabtu atau Minggu, pasti mancing di sini, kalau hari biasa juga kadang sepulang kerja,” ujar Imam, kepada Cendana News, ditemui di Situ Pedongkelan, Minggu (31/1/2021) sore.

Menurutnya, Situ Pedongkelan menjadi tempat hiburan bagi penghobi mancing, areanya sangat luas dibandingkan tempat pemancingan berbayar.

Sedangkan di situ ini, bebas memancing hingga malam hari pun masih banyak yang berdatangan untuk mancing.

“Areanya luas dan gratis, membuat penghobi mancing betah dan nyaman, meskipun ikan yang ditangkap ikan mujair kecil-kecil ini,” ujar pria berusia 20 tahun ini.

Yudi Hardika mengaku hampir setiap pekan mancing dan menikmati suasana alam di Situ Pedongkelan. Dia biasa membawa istri dan anaknya berkunjung ke situ ini.

“Saya datang dari siang sampai sore. Nah, saya mancing, kalau istri dan anak saya itu biasanya naik perahu angsa keliling situ. Setelahnya mereka temani saya mancing. Ya, untuk hiburan saja,” ungkap Yudi kepada Cendana News.

Ardan, warga Cimanggis mengaku dirinya juga kerap memancing dari sejak situ ini belum direvitalisasi. Menurutnya, banyak jenis ikan di situ ini, di antaranya, mujair, patin, gabus, emas dan betok.

Menurutnya, ikan-ikan tersebut selain berkembang sendiri, ada juga yang ditabur pemerintah Jakarta dan Depok. Bahkan, ada beberapa orang partai juga yang menebar ikan ke Situ Pedongkelan ini.

“Kalau kampanye, itu pasti ada partai yang tebar ikan nila di situ ini. Ya, harusnya sih jangan pas kampanye saja, tapi berkelanjutan biar di situ ini ikannya banyak. Kalau sekarang ini banyaknya ikan mujair, dapat ikan gabus udah susah,” ujar Ardan.

Menurutnya, Situ Pedongkelan ramai yang mancing mulai sore hingga malam. Angin kencang dari rindangnya pohon yang mengeliling situ bukan kendala bagi mereka.

“Ya, kalau sudah hobi mancing, mah asyik saja, nyaman angin kencang juga. Saya saja suka sampai malam mancing di sini, ya untuk hilangin stres, hiburan,” ujarnya.

Pantauan Cendana News,  yang datang memancing ke Situ Pedongkelan hingga menjelang magrib terus bermunculan. Mereka saling menyapa teman-temannya yang sudah lebih dulu memancing.

Suasana Situ Pedongkelan juga sangat ramai oleh para penjual makanan dan minuman yang berada di pinggiran situ itu. Para penghobi mancing pun terlihat menikmati sajian ragam makan di area tersebut.

Lihat juga...