Target PAD Pariwisata di Banyumas Sudah Terpenuhi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Kabupaten Banyumas kembali menutup tempat wisata yang ada di bawah pengelolaan pemkab sejak akhir November lalu. Meskipun begitu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini sudah terpenuhi, bahkan melampaui target.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Wakhyono, mengatakan, terakhir setelah direvisi, target PAD dari sektor pariwisata tahun ini hanya pada angka Rp 3,2 miliar. Dan saat ini perolehan PAD pariwisata sudah mencapai Rp 3,6 miliar.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Wakhyono dijumpai di Purwokerto, Minggu (6/12/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

“Walaupun enam objek wisata di bawah pengelolaan Pemkab Banyumas kembali ditutup, namun terget PAD kita sudah terpenuhi, bahkan sudah melampaui target sampai saat ini,” jelas Wakhyono kepada Cendana News, Minggu (6/12/2020).

Realisasi penurunan target PAD sektor pariwisata di Kabupaten Banyumas ini sudah dilakukan dua kali. Awalnya target PAD sebesar Rp 12 miliar untuk tahun 2020 ini, kemudian pada saat awal pandemi, yaitu bulan April 2020, target PAD diturunkan menjadi Rp 5 miliar karena tempat wisata tutup. Pada perkembangannya, target PAD kembali diturunkan dari Rp 5 miliar menjadi Rp 3,2 miliar.

“Target PAD revisi terbaru Rp 3,2 miliar sudah terpenuhi pada akhir bulan Oktober lalu. Dan sampai saat ini kita bahkan sudah mencapai Rp 3,6 miliar,” tuturnya.

Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, sejak pertengahan bulan Maret 2020, seluruh tempat wisata di Kabupaten Banyumas ditutup, sehingga tidak ada pemasukan sama sekali dari sektor pariwisata. Karena itu, pihaknya mengusulkan revisi target PAD.

Akhir bulan Juni, tempat wisata di bawah pengelolaan Pemkab Banyumas baru mulai dibuka kembali. Namun diberlakukan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan yang ketat, sehingga pemasukan PAD tidak maksimal.

Dan baru sekitar 4 bulan beroperasi, enam objek wisata yang dikelola Dinporabudpar kembali harus ditutup pada minggu terakhir bulan November lalu.

“Penutupan kembali objek wisata di bawah pengelolaan Pemkab Banyumas ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 10 Desember mendatang. Selanjutnya kita akan lakukan evaluasi kembali sambil melihat perkembangan Covid-19 di Banyumas,” jelasnya.

Enam objek wisata yang ditutup yaitu Lokawisata Baturaden, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP), Balai Kemambang, Pemandian Tirta Husada Kalibacin Kecamatan Rawalo, Museum Wayang di Kecamatan Banyumas dan Museum Pangsa Soedirman di Purwokerto.

Sedangkan untuk objek wisata yang dikelola pihak swasta ataupun lainnya tetap diperbolehkan untuk beroperasi.

Lihat juga...