KJK Maumere Salurkan Bantuan untuk Pengungsi di Lembata
Editor: Mahadeva
MAUMERE – Bantuan untuk pengungsi korban erupsi Gunung Ile Lewotolok, di Kabupaten Lembata terus mengalir. Salah satunya seperti bantuan yang diberikan oleh anggota Komunitas Jalan Kaki (KJK) Maumere.
Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menyebabkan ribuan warga harus mengungsi ke Kota Lewoleba. Mereka ditampung di 13 posko pengungsian, yang disiapkan pemerintah dengan memanfaatkan rumah-rumah warga.
Anggota KJK Maumere, mengumpulkan dana dengan meminta sumbangan dari warga, para pegawai, pemilik usaha, dan kantor. Dana yang terkumpul disalurkan ke pada para pengungsi. “Tadi malam kami ada delapan orang berangkat dari Maumere lewat jalan darat, menggunakan mobil pick up membawa bantuan,” kata Albert Aquinaldo, anggota KJK Maumere, yang saat dihubungi Cendana News masih berada di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Sabtu (5/12/2020).
Albert mengatakan, donasi yang terkumpul selama tiga hari melakukan penggalangan, mencapai Rp11,3 juta. Dana tersebut dibelanjakan keperluan untuk para pengungsi, seperti sarung, pakaian, pembalut, pampers, perlengkapan bayi, alat tulis, buku tulis dan kebutuhan lainnya.
Bantuan dibagikan langsung kepada pengungsi di Kota Lewoleba. “Tadi pagi rombongan KJK Maumere dan teman-teman dari Ende yang membawa bantuan tiba di Larantuka. Kami menggunakan kapal laut ke Lewoleba, Kabupaten Lembata dan tiba siang tadi,” ujarnya.

Anggota KJK Maumere lainnya, Agustinus Andidakus menyebut, anggota komunitasnya merasa senang bisa membantu, dengan turun ke lapangan mencari dana. Om Kumis Tattois, sapaan akrabnya menyebut, semua dana yang terkumpul, meskipun jumlahnya tidak seberapa, dibelikan barang kebutuhan pengungsi. “Kami bersyukur dana yang terkumpul dari warga Kabupaten Sikka yang diberikan saat kami berjalan mengedarkan kotak sumbangan lumayan besar. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan beban para pengungsi di Lembata,” ungkapnya.
Anggota KJK Maumere lainnya, Remigius Nong menyebut, rombongan KJK Maumere membawa bantuan dari Kabupaten Sikka dan ditampung di Posko Barakat. “Kami menyalurkan langsung bantuan kepada para pengungsi yang berada di rumah-rumah warga. Kami juga mengajak anak-anak pengungsi bermain bersama, untuk menghilangkan stres dan kejenuhan yang mereka alami,” pungkasnya.