Indeks IBEX di Bursa Efek Madrid Merosot 1,67 Persen
MADRID – Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (21/10/2020), berbalik jatuh dari keuntungan selama tiga hari berturut-turut, dengan acuan Indeks IBEX 35 di Bursa Efek Madrid merosot 1,67 persen atau 115,80 poin, menjadi menetap di 6.811,50 poin.
Indeks IBEX 35 naik 0,98 persen atau 67,10 poin menjadi 6.927,30 poin pada Selasa (20/10/2020), setelah terangkat 0,15 persen atau 10,50 poin menjadi 6.860,20 poin pada Senin (19/10/2020), dan menguat 0,48 persen atau 32,90 poin menjadi 6.849,70 poin pada Jumat (16/10/2020).
Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX 35, sebanyak 31 saham menderita kerugian dan hanya empat saham yang berhasil membukukan keuntungan.
Pharma Mar SA, perusahaan farmasi Spanyol menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya anjlok 6,96 persen.
Disusul oleh saham International Consolidated Airlines Group SA, biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, yang jatuh 5,29 persen, serta perusahaan milik negara yang mengelola bandara dan heliport untuk kepentingan umum di Spanyol berkurang 3,65 persen.
Di sisi lain, CIE Automotive SA, grup industri internasional yang merancang dan memproduksi komponen dan sub-rakitan otomotif mencatat keuntungan terbesar (top gainer), dengan harga sahamnya terangkat 1,06 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA yang menguat 0,21 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol Bankinter naik tipis 0,17 persen. (Ant)