PLN Jateng-DIY Berinovasi dengan Layanan “Command Center”
SEMARANG — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY, membentuk Command Center dan Borderless Zona Semarang sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui layanan ini, petugas PLN akan merespon cepat terhadap aduan pelanggan yang masuk. Kita pastikan, dalam waktu maksimal 45 menit petugas PLN terdekat akan tiba di rumah pelanggan yang mengadukan gangguan kelistrikan. Ya umumnya kita realisasi sekitar 15-30 menit, tergantung jaraknya. Dengan Command Center ini bisa semakin cepat, karena kita tahu unit yang terdekat dari lokasi gangguan,” papar General Manager PLN UID Jateng-DIY Feby Joko Priharto, di kantor PLN UP2D Semarang, Selasa (18/8/2020).
Diterangkan, melalui respon time yang diberikan PLN itu akan memberikan pelayanan aduan semakin cepat tertangani. Selain itu, petugas PLN juga semakin efektif dan produktif dalam melayani masyarakat karena memanfaatkan kecanggihan teknologi.
“Kita punya call center 123 seluruh Indonesia dan dari itu by sistem akan diteruskan Command Center lebih ke lokalisir siapa mengerjakan apa, di mana dan kapan supaya lebih terukur, ” ucap Feby.
Command Center tersebut, saat ini baru terdapat di tiga wilayah, yakni Kota Semarang, Purwokerto dan Yogyakarta.
“Sejauh ini, untuk gangguan yang paling sering diterima berupa pohon yang mengenai jaringan listrik, binatang dan layang-layang. Terutama, layang-layang, kami minta agar masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Selain berbahaya juga bisa berdampak pada gangguan jaringan listrik,” terangnya.
Dirinya mencontohkan, kasus gangguan yang terjadi di Banyumas, Cilacap, Purwokerto, yang mengakibatkan pemadaman listrik setengah dari wilayah Jateng, akibat benang layang-layang.
Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap, dengan inovasi yang diberikan PLN, pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kota Semarang akan semakin meningkat. Terlebih, listrik menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Ini menunjukkan sebuah keseriusan dari PLN, untuk melayani masyarakat di bidang listrik. Yang pasti, ini bisa meningkatkan kepuasan pelanggan karena masyarakat sekarang sangat bergantung pada pasokan listrik PLN. Dengan meminimalkan alur penugasan menjadi lebih cepat,” ucap Hendi.
Hendi berharap, inovasi dari PLN ini bisa semakin meningkatkan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. “Dengan inovasi ini, layanan semakin cepat. Masyarakat yang mengalami gangguan listrik, bisa segera tertangani. Masyarakat begitu komplainnya ditanggapi itu sudah merasa senang, apalagi segera diberesi pasti akan sangat puas,” pungkasnya.