Modal Kita, Program Yayasan Damandiri yang Membantu Meningkatkan Ekonomi Warga Desa Cilongok

Editor: Mahadeva

BANYUMAS – Program bantuan pinjaman Modal Kita yang digagas Yayasan Damandiri, sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Dengan bantuan yang diterima, warga bisa beraktivitas untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Warga bisa mendapatkan tambahan modal usaha, untuk mengembangkan usaha yang sudah dirintis. Ibu Tumiarsih, warga RT 01 RW 06, Desa Cilongok, salah satu yang sudah memanfaatkan bantuan pinjaman Modal Kita. Bantuan modal digunakan untuk menambah barang dagangan yang dijajakan.

Ibu Tumiarsih membuka warung kelontong di rumah. Ia berjualan aneka jenis jajanan, mie instan, telur dan komoditas lainnya. Sebelum mendapat bantuan pinjaman Modal Kita, omsetnya per hari hanya dikisaran Rp200.000 hingga Rp 300.000. Semua karena jumlah barang dagangan yang sedikit. Setelah mendapatkan bantuan Modal Kita, omsetnya naik menjadi di atas Rp500.000 per-hari. “Modal Kita sangat membantu kami, warga desa yang mempunyai usaha kecil-kecilan, karena bisa untuk menambah modal, sehingga keuntungan dan pendapatan juga meningkat,” kata Tumiarsih, Minggu (23/8/2020).

Untuk mengajukan bantuan pinjaman Modal Kita, warga membentuk kelompok. Kemudian disusun struktur pengurus, dengan keberadaan ketua sebagai penanggungjawab, sekaligus koordinator angsuran pinjaman setiap bulan.

Ibu Tumiarsih merupakan ketua Kelompok Berkah. Jumlah anggotanya total ada 65 orang. Semua anggota Kelompok Berkah disebutnya, tertib dalam membayar angsuran. “Anggota kelompok saya ada 65 orang, dibagi dalam dua shift angsuran, yang jadwalnya mengangsur setiap tanggai 19 ada 34 orang, dan yang tanggal 11 ada 31 orang. Mereka semua tertib, jadi setiap bulan sebelum tiba jadwal mengangsur saya sudah woro-woro ke anggota untuk jangan lupa membayar angsuran dan besoknya mereka datang ke rumah saya untuk setor,” tutur ibu tiga anak tersebut.

Anggota Kelompok Berkah mendapat pinjaman Rp2 juta per-orang. Saat ini angsuran sudah berjalan delapan bulan, sehingga empat bulan lagi pinjaman sudah lunas. Untuk besar angsuran per-bulan Rp196.000. Namun, Ibu Tumiarsih berinisiatif menambahkan menjadi Rp220.000, penambahan tersebut sebesar Rp 20.000 untuk simpanan wajib sebagai anggota Koperasi Utama Sejahtera Mandiri dan Rp4.000 sebagai simpanan sukarela. Sehingga seluruh anggota Kelompok Berkah mempunyai tabungan di koperasi.

Mendekati selesainya angsuran pinjaman pertama, Ibu Tumiarsih berharap anggota kelompoknya bisa mendapat bantuan pinjaman modal kembali. Namun dengan jumlah yang diperbesar, dan jangka waktu pembayaran ditambah menjadi lebih lama. “Kita sudah menunjukan sebagai kelompok yang tertib dalam mengangsur,sehingga selanjutnya harapan kita, bisa menambah jumlah pinjaman, namun waktunya juga ditambah menjadi dua tahun misalnya, sehingga tetap ringan,” harapnya.

Penerima bantuan pinjaman Modal Kita lainnya, Nurul Amaliyah mengatakan, ia mendapatkan pinjaman Rp2.000.000. Bantuan digunakan untuk menambah barang dagangan. Selama ini Nurul berjualan aneka makanan fast food, seperti burger, kebab, hotdog. “Tambahan modal Rp 2.000.000 dari koperasi sangat membantu, karena saya bisa memperbanyak dagangan dan otomatis juga menambah keuntungan,” pungkasnya.

Lihat juga...