Terjadi Penambahan 1.462 Kasus Baru Positif Covid-19 di Indonesia
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
JAKARTA — Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, pada Jumat (17/7/2020) hingga pukul 12.00 WIB terjadi penambahan sebanyak 1.462 kasus baru.
“Hari ini ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 1.462 kasus baru. Sehingga total kasus menjadi 83.130 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (17/7/2020).
Yuri menyebutkan, penambahan kasus positif Covid-19 hari ini didapatkan dari pemeriksaan spesimen sebanyak 29.176. Di mana ada dua metode pemeriksaan, yakni lewat swab dahak Polymerase chain reaction (PCR) dan TB-Tes Cepat Molekuler (TCM). Jumlah spesimen yang diperiksa hingga saat ini mencapai 1.175.462 spesimen.
“Hari ini diperiksa RT-PCR 28.633 spesimen, dan TCM 543 spesimen. Jumlah spesimen yang selesai diperiksa sampai hari ini mencapai 1.175.462 spesimen, terdiri RT-PCR 1.146.282 spesimen dan TCM 29.180 spesimen,” ungkapnya.
Selain itu sebut Yuri untuk pasien sembuh, hari ini ada penambahan yang cukup signifikan, yakni sebanyak 1.489 orang, totalnya menjadi 41.834 orang.
“Sedangkan untuk pasien meninggal juga ada penambahan hari ini sebanyak 84 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 3.957 orang,” ujarnya.
Lebih jauh Yuri mengatakan, ada 18 provinsi dengan penambahan kasus positif di bawah 10. Sementara itu kabar baiknya sebut Yuri, hari ini tidak terjadi penambahan pasien positif Covid-19 sama sekali di 6 provinsi.
“Hari ini 18 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10, sementara 6 provinsi tak ada kasus baru sama sekali, di antaranya Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan NTT,” sebutnya.
Yurianto menyebut, beberapa provinsi juga melaporkan banyak kasus sembuh, di antara lain Jawa Timur, DKI Jakarta dan Sumatera Selatan. Di mana Jatim ada 255 kasus baru sembuh 387 orang, DKI Jakarta kasus baru 253 orang, sembuh 139 orang, dan Jawa Tengah 238 orang (kasus baru) dan sembuh 340 orang.
“Kalimantan Selatan 101 kasus baru dan 42 sembuh, Bali 86 kasus baru dan 88 sembuh, Sumatera Utara 83 kasus baru dan 21 sembuh. Kemudian Sulawesi Selatan 83 kasus baru, 112 sembuh, Sumsel 67 kasus baru dan 25 sembuh dan Kalimantan Tengah 58 kasus baru dan 80 sembuh,” paparnya.