Pot Bunga dari Sabut Kelapa Ramah Lingkungan

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Ide-ide kreatif muncul di tengah booming tanaman hias. Salah satunya, penggunaan pot dari limbah buah kelapa.

“Ide ini muncul dari tingginya minat masyarakat akan tanaman hias. Selama ini, tanaman-tanaman tersebut hanya menggunakan pot plastik atau pot semen sebagai wadah media tanam. Lalu tercetus ide, kenapa tidak menggunakan limbah buah kelapa?” papar Hariyadi, seorang penggemar tanaman hias di Semarang, Rabu (29/7/2020).

Selama ini, dirinya melihat buah kelapa yang sudah dimanfaatkan hanya dibuang begitu saja. Padahal, dari sisi bentuk, bisa dimanfaatkan untuk wadah media tanam.

“Saya menggunakan limbah buah kelapa dari tukang jualan es degan atau kelapa muda. Umumnya, masih utuh, hanya bagian atas yang sudah di-kepras (dipotong), hingga berlubang,” terangnya.

Penjual tanaman hias, Supriyadi. -Dok: CDN

Limbah buah kelapa tersebut kemudian diisi dengan media tanam, berupa campuran sekam, tanah dan pupuk kandang. Selanjutnya, tanaman hias yang diinginkan cukup ditanam ke dalamnya.

“Bagian bawah juga sedikit diberi lubang, agar saat disiram, air bisa keluar. Kalau tidak diberi lubang, justru nanti airnya ngecembeng (penuh-red), akibatnya akar tanaman mudah busuk,” terangnya.

Dengan penggunaan pot limbah buah kelapa, tanaman juga terlihat lebih artistik dan menarik. “Juga terlihat natural, karena bahan pot juga menggunakan bahan alam,” tandasnya.

Selain pengguanaan limbah buah, sabut kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk pot tanaman. Caranya, sabut kelapa yang sudah diurai, kemudian dijalin menjadi tali. Kemudian, tali sabut kelapa ini dibentuk secara melingkar hingga berbentuk wadah pot.

Selain pot di tanah, sabut kelapa juga digunakan untuk pot gantung. Jika kesulitan untuk membuatnya, pot sabut kelapa ini sudah banyak yang menjual.

“Banyak yang mencari pot sabut kelapa, selain ramah lingkungan karena dari bahan alami, juga lebih artistik. Namun semua kembali ke selera masing-masing,” papar pedagang tanaman hias, Supriyadi, di lapak miliknya kawasan Pedalangan Semarang.

Dipaparkan, sabut kelapa memiliki usur hara dan kandungan mineral cukup tinggi yang baik untuk pertumbuhan tanaman, maka serabut kelapa ini cocok untuk dibuat menjadi pot tanaman.

“Ini sebabnya banyak yang memilih pot sabut kelapa, selain bagus untuk tanaman juga ramah lingkungan,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Handoko, salah satu pembeli pot sabut kelapa. Selain bentuknya unik, pot tersebut juga dipercaya bagus untuk kesehatan tanaman hias.

“Harganya juga tidak terlalu mahal, Rp25 ribu per pot. Meski tidak tahan lama, namun tetap lebih menarik di banding pot plastik biasa. Tentu saja lebih ramah lingkungan,” pungkasnya.

Lihat juga...