Pascadeflasi, di Juni Solo Alami Inflasi
SOLO – Kota Solo pada Juni 2020 mengalami inflasi, pascadeflasi yang terjadi pada bulan lalu. Hal itu akibat terjadinya penurunan harga sejumlah komoditas pokok.
“Pada bulan Juni, terjadi inflasi sebesar 0,29 persen, dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 103,82,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Totok Tavirijanto, Rabu (1/7/2020).
Untuk inflasi kali ini, disebabkan adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan oleh naiknya angka indeks harga konsumen. BPS mencatat kelompok pengeluaran yang mengalami penaikan indeks harga, salah satunya kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komodotas tersebut harganya naik 0,41 persen.
Selain itu, kelompok pakaian dan alas kaki naik 0,09 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,10 persen. Kemudian kelompok kesehatan naik 0,07 persen; dan kelompok transportasi naik 0,06 persen. Dari sisi komoditas, yang mengalami kenaikan harga sehingga memberikan sumbangan terhadap inflasi di antaranya adalah, telur ayam ras, daging ayam, dan bawang merah. “Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga, sehingga menghambat besarnya inflasi di antaranya bawang putih, tarif angkutan udara, gula pasir, cabai merah, dan cabai rawit,” katanya.
BPS mencatat, dari enam kota di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya di Juni 2020, tercatat semua kota mengalami inflasi. Dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal sebesar 0,42 persen, berikutnya Kota Purwokerto sebesar 0,40 persen, Kota Surakarta sebesar 0,29 persen, Kota Cilacap sebesar 0,28 persen, Kota Semarang sebesar 0,16 persen, dan Kota Kudus 0,09 persen.
Sebelumnya, tepatnya pada Mei 2020, Kota Solo mengalami deflasi sebesar 0,20 persen, dengan indeks harga konsumen sebesar 103,52. “Deflasi ini disebabkan adanya penurunan harga-harga yang ditunjukkan oleh turunnya angka indeks harga konsumen, salah satunya kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang turun 1,11 persen,” katanya.
Untuk jenis komoditas yang mengalami penurunan harga pada kelompok tersebut, di antaranya bawang putih, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, dan cabai merah. (Ant)