Lintang Anindyasari Juarai Lomba Infografis Covid-19 Universitas Trilogi
JAKARTA – Lintang Anindyasari, mahasiswa Jurusan Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta muncul sebagai pemenang pertama dalam Lomba Infografis Covid-19 Tingkat Nasional 2020 bertema “Bersatu Lawan Virus Korona”. Dia mengungguli 120 peserta lain dari kalangan SMA/sederajat, perguruan tinggi hingga umum dari 13 provinsi (Jakarta hingga Papua).
Karya tersebut mengedepankan semacam panduan aktivitas perdagangan pada masa normal baru, yang tetap berpegang pada protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.
Lomba tersebut digelar oleh Universitas Trilogi bersama sejumlah yayasan, yaitu Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila, Yayasan Dharma Bhakti Sosial, Yayasan Dana Gotong Royong Siti Hartinah Soeharto, Yayasan Dharmais, Yayasan Trikora, Yayasan Supersemar, dan Yayasan Harapan Kita dengan didukung Kementerian Kesehatan RI.
Dalam catatan Tim Juri, dalam rentang waktu lomba selama tiga bulan (Mei- Juli), percepatan perkembangan Covid-19, dan penanganannya oleh pemerintah maupun masyarakat, serta data penderita positif, sembuh dan meninggal, berlangsung sangat dinamis.
Termasuk kebijakan PSBB, new normal, dan AKB. Saat dinilai oleh juri (lewat daring, 21 Juli 2020) ada karya yang infonya “basi”, tapi ada yang tetap “segar”, eye-catching, mudah panduannya dan bisa dilaksanakan.
“Semuanya tergantung dari kecerdikan peserta dalam memilih sudut pandang dan strategi komunikasi serta visualnya,” demikian salah satu catatan Tim Juri yang terdiri dari drg. Widyawati, Karo Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Yusuf Susilo Hartono Wartawan Senior/ Perupa, dan Muhammad Iqbal Kaprodi Desain Komunikasi Visual (DKF) UniversitasTrilogi, berdasarkan rilis yang diterima Cendana News, Jumat (24/7/2020).
Karya-karya peserta dalam bentuk imej digital, dinilai dari aspek ide, kekuatan teks (tulis), tata visual/artistik (di dalamnya terdapat pilihan medium, penguasaan teknik, penggarapan artistik, dan lainnya).
Berkaitan dengan teks, Tim Juri mendapati beberapa karya yang kurang taat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Dalam arti, judulnya bahasa Inggris, isinya berbahasa Indonesia. Atau sebaliknya judulnya saja berbahasa Indonesia, keseluruhan isinya berbahasa Inggris.
Selain Lintang Anindyasari, lomba ini dimenangkan juga oleh Auryn Vasthie Octarizka – Universitas Trilogi (pemenang II), Hata F Dillah Syahfar – SMK TI Global Bali, pemenang III. Sedangkan Pemenang Harapan I-III, yakni Firmansyah-SMKN 13 Jakarta, Ulfiyah Afnian Sari – ITS Surabaya, Khaerul Zaman (SMA Negeri I Losari Cirebon).
Para Juara Lomba Menggambar
Adapun Lomba Menggambar Tingkat Nasional untuk SD Kelas 4-6, dengan tema “Di Rumah Saja Lawan Virus Korona“ dimenangkan oleh Aira Ummairah Ardhita, umur 10, Kelas 5 SD YP Indra 1 Palembang, Sumatera Selatan.
Lomba diikuti 200 peserta, dari 19 provinsi, terdiri dari Kepulauan Riau hingga NTT. Dengan Tim Juri: Kak Jarwo (pelukis), Kak Natshir (ilustrator buku anak) dan Agung Cahya Karyadi (dosen).

Selain Aira, lomba ini dimenangkan juga oleh Agatha Charlotte Azali, SD BHK Kota Wisata, Cibubur (Pemenang II), Muhamad Firmansyah Junior, SDN Ngaglik 02 Kota Batu Jawa Timur (Pemenang III).
Sedangkan Pemenang Harapan I-III yaitu Assyifa Syawaluna, SD Panaragan 1 Bogor, Jawa Barat, Christabella Winna Gozali, SD Kalam Kudus, Padang Barat, Sumbar, dan Dhinda Safanda SDN 008 Tg. Pinang Timur-Kepri.
Menurut Dr. Arissetyanto Nugroho, Panitia Pelaksana Kegiatan, masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang, plakat, dan piagam, yang akan dikirim ke rumah masing–masing. Dan diumumkan diinstagram resmi @trilogi_univ dan @mekar_pribadi.
Kegiatan ini adalah juga rangkaian dari Program Mengenang H.M. Soeharto, Bapak Pembangunan Indonesia 2020 “Membangun Manusia Indonesia Seutuhnya” mewadahi kreativitas anak muda dalam kondisi pandemi.
“Lomba ini memang bertujuan mengajak generasi muda Indonesia untuk peduli, dan menaati protokol kesehatan, baik di ranah privat (rumah) maupun publik. Generasi muda juga bisa membantu pemerintah mengedukasi masyarakat dalam upaya bersatu melawan virus Corona,” pungkas Dr. Arissetyanto Nugroho. (Ist)