Daop 4 Semarang Pastikan Petugas Rapid Test Patuhi Prokes

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang, memastikan seluruh petugas pelaksanaan rapid test bagi calon penumpang kereta api (KA) jarak jauh, mematuhi protokol pencegahan covid-19.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro saat ditemui di Semarang, Jumat (31/7/2020). Foto Arixc Ardana

“Selama pelaksanaan layanan rapid test di Stasiun Tawang Semarang, petugas di lokasi tetap mematuhi protokol pencegahan covid-19, yakni dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mulai dari face shield atau pelindung wajah, baju hazmat, hingga hands glove atau sarung tangan,” papar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro di Semarang, Jumat (31/7/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyediakan hand sanitizer, tempat sampah medis, serta melakukan disinfektan lokasi secara teratur. “Ini menjadi upaya kami, sebagai bagian dari pencegahan penyebaran covid-19. Pelayanan rapid test ini dilakukan mulai pukul 07.00 WIB– 19.00 WIB,” terangnya.

Dipaparkan, nantinya setiap calon penumpang yang sudah melakukan rapid test dan hasilnya negatif, akan diberikan surat keterangan uji rapid test covid-19 non reaktif. Surat ini berlaku selama 14 hari sejak tanggal dikeluarkan, dan bisa digunakan sebagai persyaratan untuk melakukan perjalanan menggunakan KA reguler jarak jauh.

“Sesuai dengan masa berlaku 14 hari, dalam rentang waktu tersebut, calon penumpang yang hendak bepergian menggunakan transportasi umum, khususnya KA jarak jauh tidak perlu lagi melakukan uji rapid,” tambah Krisbiantoro.

Di satu sisi, pihaknya juga telah menyediakan serangkaian protokol apabila nanti ditemukan calon penumpang, yang menunjukkan hasil reaktif atau positif.

“Jika ditemukan calon penumpang yang reaktif, akan dipindahkan ke ruang isolasi dan kita hubungi petugas medis terkait. Calon penumpang itu juga tidak diperkenankan untuk menaiki kereta. Sementara, tiket perjalanan yang sudah dibeli juga akan kami kembalikan juga secara penuh,” tandasnya.

Sementara, Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 4 Semarang Muhammad Nurul Huda dalam kesempatan terpisah, menandaskan layanan uji rapid di Stasiun Tawang tersebut, diharapkan dapat meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan bagi para penumpang untuk menggunakan jasa kereta api.

“Setiap hari, kita menyediakan 100 reagen uji rapid , yang bisa dimanfaatkan oleh calon penumpang KA jarak jauh. Sebagai bentuk layanan, biaya rapid test ini juga terjangkau, hanya Rp85 ribu. Namun ada syaratnya, yakni dengan menunjukkan kode booking aktif kereta api yang telah dimiliki,” terangnya.

Selain mensyaratkan surat keterangan bebas covid-19 bagi penumpang KA jarak jauh, PT KAI juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama perjalanan.

Mulai dari kewajiban memakai masker, penumpang dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas), bersuhu badan dibawah 37,3 derajat celcius, serta mengimbau penumpang untuk memakai pakaian lengan panjang.

“Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan mengenakan face shield, selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI, sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun agar membawa face shield pribadi,” pungkasnya.

Lihat juga...