Arus Kendaraan Barang Melalui Pelabuhan Bakauheni Meningkat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Tiga hari jelang lebaran Idul Adha 1441 Hijriah arus kendaraan barang melalui pelabuhan penyeberangan Bakauheni meningkat. Sugiyono, pemilik usaha jasa penyeberangan menyebutkan, sejak sepekan silam, jenis kendaraan ekspedisi yang banyak di antaranya mengangkut bahan pokok jenis sayuran, bumbu dan komoditas pertanian hingga ternak jenis kambing, sapi untuk kebutuhan hewan kurban.

Sugiyono (kiri) pengurus jasa penyeberangan CV Dian Jaya menyiapkan tiket yang telah dibeli untuk truk yang akan menyeberang ke pulau Jawa, Selasa (28/7/2020). Foto: Henk Widi

“Dalam sehari kendaraan truk ekspedisi yang akan menyeberang mencapai 50 unit, lebih banyak dibandingkan hari biasa 30 unit,” terang Sugiyono saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (28/7/2020).

Jumlah kendaraan menyeberang tersebut menggunakan jasa penyeberangan CV Dian Jaya yang dikelolanya. Pengemudi kendaraan akan mempercayakan pembelian tiket kapal secara online.

“Kendaraan ekspedisi yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mengangkut barang jadi dari pabrik, saat kembali ke Jawa mengangkut komoditas pertanian, peternakan dan perikanan yang akan dikirim untuk kebutuhan hari raya Idul Adha,” tambahnya.

Kendaraan pengangkut ternak sapi dan kambing kerap berangkat saat malam hari. Cara tersebut dilakukan oleh penyedia jasa ekspedisi untuk menjaga kondisi ternak dalam proses pengangkutan.

Jasa penyeberangan menurutnya mendapat tugas dari perusahaan ekspedisi. Berbekal surat keputusan (SK) setiap petugas akan membeli tiket dan mengantar kendaraan hingga naik ke atas kapal. Sejumlah persoalan di jalan seperti pecah ban, kecelakaan akan dibantu oleh pengurus.

“Sehari bisa mendapatkan omzet jasa penyeberangan hingga ratusan ribu, kini bisa jutaan rupiah,” beber Sugiyono.

Hutabarat, salah satu pengemudi kendaraan ekspedisi menyebut pengiriman barang meningkat. Pada kondisi biasa ia bisa mengirim barang produksi pabrik ke sejumlah pasar di Sumatera. Pulang ke Jawa ia mendapat muatan hasil pertanian kelapa, sayuran dan hasil pertanian lainnya. Muatan asal Sumatera dominan akan dibawa ke sejumlah pasar di Tangerang dan Jakarta.

“Mengangkut hasil pertanian dari Sumatera ke Jawa bisa mendapat uang jalan untuk operasional,” terang Hutabarat.

Normalnya dalam sebulan ia membawa barang asal Jakarta ke Lampung empat kali. Meski tetap sama, jelang Idul Adha ia mendapatkan order lebih banyak. Komoditas pisang, kelapa, sayuran kerap memakai kendaraan miliknya untuk pengiriman.

Peningkatan jumlah kendaraan menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni ke Merak disambut positif Gapasdap. Warsa, ketua dewan pimpinan cabang Gabungan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (DPC Gapasdap) mengaku arus kendaraan meningkat memberi hasil operator. Sebab sebelumnya selama pandemi Covid-19 jumlah kendaraan dan penumpang berkurang.

“Dari sisi pendapatan akan sangat menguntungkan karena kapasitas muatan kapal bertambah,” terang Warsa.

Sebanyak 27 hingga 30 unit kapal roro diakuinya akan melayani lintas Bakauheni-Merak. Liburan mudik Idul Adha yang diprediksi meningkat akan berdampak positif bagi operator kapal. Sebab saat muatan terbatas biaya operasional bisa ditutupi dari pendapatan tiket.

Lihat juga...