252 Sampel di Tarakan Masih Menunggu Hasil Lab
TARAKAN — Sebanyak 252 sampel di Tarakan masih menunggu hasil lab, sedangkan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 88 orang.
“Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 sebanyak 88 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVId-19 Tarakan, Devi Ika Indriarti di Tarakan.
Jumlah kasus suspek yang dipantau saat ini sebanyak 171 orang, yakni orang yang dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
“Mereka dalam 14 hari terakhir, sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang memiliki kasus transmisi lokal,” kata Devi.
Orang dengan salah satu gejala ISPA dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
“Jumlah seluruh kontak erat yang sedang dipantau yang saat ini sebanyak 48 orang. Kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19,” kata Devi.
Riwayat kontak erat yang dimaksud yakni kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable/kasus konfirmasi dalam radius satu meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
Kemudian sentuhan fisik langsung dengan kasus yang terkonfirmasi seperti salaman, berpegangan tangan dan lain -lain. Selanjutnya orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus terkonfirmasi tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar.
“Kami sampaikan, kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Tarakan agar selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” katanya. (Ant)