100 Pegawai MPP di Banyumas Jalani ‘Swab Test’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Pasca enam orang pegawai Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19, hari ini sebanyak 100 pegawai MPP menjalani swab test.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf mengatakan, swab test dilakukan terhadap pegawai yang bertugas di MPP dan juga seluruh pegawai di DPMPTSP.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf ditemui di Purwokerto, Kamis (23/7/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

“Pegawai kita yang bertugas tetap di MPP ada 26 orang, kemudian ditambah dengan pegawai dari kantor dan dinas lain yang menempatkan petugas di MPP serta pegawai di DPMPTSP, semua dilakukan swab test,” kata Amrin Ma’ruf, Kamis (23/7/2020).

Enam pegawai MPP yang terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri dari 3 orang pegawai MPP dan 3 orang dari Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) yang bertugas di MPP. Terkait 3 pegawai MPP yang positif tersebut, menurut Amrin, mereka tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota.

“Kalau yang dua orang dalam kondisi sehat, sedang yang satu orang memang kemarin sempat beberapa kali sakit. Mereka semua masih usia muda dan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota,” terangnya.

Lebih lanjut Amrin menjelaskan, total petugas di MPP ada 54 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 26 orang merupakan pegawai MPP tetap dari DPMPTSP. Dan sisanya merupakan pegawai dari berbagai dinas dan instansi. Hanya saja, di luar pegawai tetap MPP, petugas dari dinas lain orangnya bergantian.

“Jadi yang pegawai tetap di MPP ada 26 orang dari kita dan sisanya yang 28 orang dari berbagai dinas dan mereka berganti-ganti orangnya,” katanya.

Amrin menegaskan, selama pandemi ini, MPP sudah menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Mulai dari pengukuran suhu tubuh bagi yang hendak masuk kantor, kemudian wajib cuci tangan, masuk bilik disinfektan, tempat duduk berjarak, petugas menggunakan masker dan face shield.

Disinggung tentang pelayanan MPP selama kantor ditutup satu minggu, Amrin mengatakan, selama ini pelayanan online sudah berjalan. Dalam satu hari bisa melayani antara 70 – 100 orang melalui online. Sementara untuk pelayanan di kantor, selama pandemi dibatasi hanya 250 orang per hari.

“Sebelum pandemi, yang datang ke kantor MPP setiap harinya bisa mencapai 400 orang lebih,” katanya.

Selama kantor MPP ditutup, selain memaksimalkan pelayanan online, juga ada petugas piket yang ditempatkan untuk situasi mendesak.

Terpisah, Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, sampai saat ini total ada 148 kasus positif Covid-19 di Banyumas. Sedangkan yang masih menjalani perawatan jumlahnya melonjak menjadi 49 orang, setelah ditemukan banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) melalui swab test massal.

“Untuk yang dirawat jumlahnya naik cukup banyak, itu karena hasil temuan dari swab test massal yang sampai sekarang masih berjalan,” pungkasnya.

Lihat juga...