Warga Sulteng Diimbau Waspada OTG Covid-19

PALU – Juru Bicara Teknis Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tengah, dr. Jumriani, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap penularan dan penyebaran virus Corona melalui Orang Tanpa Gejala (OTG).

“OTG ada di mana-mana (di Sulteng), sehingga kita harus terus berhati-hati,” katanya, sehubungan meninggalnya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari Sulteng pada Senin (22/6) di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang belakangan dketahui positif Covid-19.

Padahal, katanya, pasien yang merupakan warga Kabupaten Morowali itu tidak memiliki riwayat pernah melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi Covid-19.

“Tetapi, pasien yang meninggal itu berprofesi sebagai pedagang eceran. Saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng melakukan tracing terhadap kasus ini,” ujarnya.

Ia khawatir, pasien asal Desa Bungi, Kecamatan Bungku itu terpapar Covid-19 dari barang-barang eceran yang dia jual yang telah tersentuh banyak tangan.

Hasil diagnosa klinis awal, sambungnya, pasien tersebut mengalami hypertropiorostat kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali, Rabu (17/6).

Selanjutnya dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif, namun pada Sabtu (20/6), ia dirujuk ke RS Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar karena keterbatasan sarana dan prasarana bedah urologi (Hypertropirostat) di RSUD Morowali.

“Minggu (21/6) ia tiba di RS Dr.Wahidin Sudirohusodo dan langsung dilakukan computed tomography (CT) scan, kemudian dia ditetapkan sebagai PDP. Pada Senin (22/6), ia meninggal dan langsung dilakukan tes swab oleh tim Gugus Tugas Covid-19 RS Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar,” terangnya.

“Pada Selasa (23/6) hasil swabnya keluar dan terkonfirmasi positif, sehingga Dinkes Sulteng dan Dinkes Kabupaten Morowali melakukan tracing terhadap kasus itu,” tambahnya. (Ant)

Lihat juga...