Tidak Ada yang Reaktif dari Rapid Test di Pasar Bantaeng
MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, melakukan rapid test atau tes cepat terhadap warga dan pedagang di Pasar Bantaeng. Hasilnya, tidak ditemukan sampel reaktif.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, dua hari terakhir ini Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bantaeng melakukan tes cepat massal di dua pasar yaitu, pasar Lambbocca dan pasar Banyorang. Ada 210 warga menjalani tes cepat dengan hasil non reaktif. “Kemarin kita tes cepat massal di Pasar Banyorang sejumlah 90 orang, Hari ini di Pasar Lambocca dengan jumlah 120 orang. Hasilnya, nonreaktif semua,” ungkapnya.
Pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 secara masif. Hal itu dilakukan dengan menggelar tes cepat di pasar tradisional dan di sejumlah tempat umum. dr Andi Ihsan menyebut, tes cepat itu akan terus dilakukan secara berkala. Sasarannya adalah masyarakat umum, dan tes cepat dilakukan secara gratis. “Tempat-tempat umum lainnya juga menjadi sasaran tes cepat,” jelasnya.
Tes cepat akan tetap dilakukan, meski saat ini Bantaeng dalam posisi ada lima orang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP), dan nol Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan maupun positif. Upaya tes cepat ini adalah bagian dari pencegahan penyebaran COVID-19. “Upaya ini adalah bagian dari deteksi dini terhadap wabah ini,” tandasnya. (Ant)