Roti Bakar, Kue Murah Meriah yang Disukai Warga Maumere

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Bicara kue, hampir setiap pagi di pinggir jalan di Kota Maumere Kabupaten Sikka, NTT hampir selalu kita jumpai para penjual kue, terutama di Kelurahan Beru dan kompleks TPI Alok.

Salah seorang pembuat kue di Kota Maumere Kabupaten Sikka, NTT, Maria W. Parera saat ditemui, Sabtu (20/6/2020). Foto: Ebed de Rosary

Beragam kue dijajakan, dengan harga bervariasi, mulai Rp500, Rp1.000 hingga Rp2.000 per buahnya, tergantung jenis kue dan proses pembuatannya dari yang mudah hingga sulit.

“Paling banyak orang suka membeli kue roti bakar dan roti goreng. Harganya pun murah mulai dari dua potong seribu rupiah hingga satu potong seribu rupiah,” kata Rosidah, salah seorang penjual kue di Kampung Beru, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (20/6/2020).

Rosidah katakan ,dirinya menjajakan aneka jenis kue termasuk kue cucur, lemet hingga roti bakar dan roti goreng. Namun ada yang hanya menjual satu jenis kue saja, baik yang dibakar maupun digoreng.

Dia akui menjual kue di pinggir jalan dengan menggunakan meja kecil selalu dilakukan setiap pagi sejak pukul 06.00 WITA hingga 09.00 WITA. Paling ramai jam 06.00 WITA atau jam 07.30 WITA.

“Paling kalau ramai pembeli bisa dapat untung Rp100 ribu tapi kalau lagi sepi Rp50 ribu di masa Covid-19 ini. Kalau biasanya bisa laku terjual sampai Rp200 ribu, “ ungkapnya.

Salah seorang penjual kue lainnya, Maria W.Parera mengaku membuat roti bakar paling gampang dan banyak yang menyukai, karena harganya yang relatif murah dan mudah dalam pembuatannya.

Untuk membuat roti bakar, jelas Maria, bahannya hanya tepung terigu, gula pasir mentega dan ragi roti. Sementara untuk topping atau lapisan bagian luarnya bisa menggunakan wijen atau isi dalam, bisa cokelat atau moka.

“Cara membuatnya, gula pasir, tepung terigu mentega serta bibit roti dicampur air secukupnya. Aduk adonan sambil diremas hingga merata lalu ditutup rapat hingga adonannya mengembang,” jelasnya.

Bahan mokanya sebut Maria berupa mentega, gula dan pewarna, dihaluskan sambil diaduk hingga merata. Setelah mengembang, adonan diambil sedikit demi sedikit lalu dibulatkan menggunakan tangan dan ditaruh di wadah.

Panaskan oven di atas kompor hingga panas lalu masukan wadah berisi adonan tersebut ke dalam oven. Setelah matang, roti pun didinginkan dan dibelah menjadi dua bagian.

“Oleskan moka ke atasnya lalu ditutup lagi dan siap untuk dijual. Bila menggunakan taburan wijen di bagian luarnya maka sebelum dipanggang di oven, taburkan wijen di atas adonan sehingga akan menempel saat dipanggang” ungkapnya.

Lihat juga...