Produksi Kedelai Edamame KUD Gemah Ripah Trirenggo, Meningkat
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
YOGYAKARTA – Uji coba tahap kedua penanaman komoditas kedelai edamame yang dilakukan KUD Gemah Ripah di Desa Cerdas Mandiri Lestari, Trirenggo, Bantul, semakin menunjukkan hasil menggembirakan.
Hal itu terbukti dari hasil panen kedelai yang dihasilkan pada proses penanaman kedelai tahap kedua (musim tanam kedua) di lahan demplot KUD Gemah Ripah seluas kurang lebih 1 hektare awal Juni 2020 ini.
Manajer Umum KUD Gemah Ripah Trirenggo, Bantul, Ambyah, menyebut, pada penanaman tahap kedua ini, hasil panen kedelai edamame tercatat meningkat sekitar 30 persen dibandingkan saat musim tanam pertama lalu.

Menurutnya hal itu disebabkan karena para petani sudah mulai terbiasa dan mengerti karakteristik tanaman kedelai edamame yang merupakan komoditas kedelai jenis baru asal Jepang.
“Dibandingkan dengan sebelumnya, hasil panen pada penanaman tahap kedua ini meningkat sekitar 30 persen. Jika pada penanaman pertama lalu hasil panen tercatat sekitar 9-10 ton per hektare, pada pemanenan kedua ini hasilnya bisa mencapai 12-12,5 ton per hektare,” ungkapnya kepada Cendana News belum lama ini.
Meski belum mampu meningkatkan hasil panen sesuai target awal hingga mencapai 30 ton per hektare, namun Ambyah mengaku cukup puas dengan hasil tersebut. Pasalnya dengan meningkatnya hasil produksi kedelai pada uji coba tahap kedua ini, penghasilan para petani di Desa Trirenggo juga akan semakin meningkat.
“Tentu ke depan kita akan terus berupaya meningkatkan hasil panen kedelai edamame ini, agar penghasilan petani juga bisa semakin meningkat. Sebab untuk harga jual kedelai edamame relatif stabil yakni berkisar antara Rp8000 per kilogram. Kebutuhan pasar pun juga masih sangat tinggi,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui sejak beberapa bulan terakhir, KUD Gemah Ripah, Trirenggo, Bantul yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri aktif menggalakkan penanaman komoditas pertanian baru berupa kedelai edamame. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengubah mindset atau pola pikir petani selama ini yang hanya fokus menanam padi.
Dengan menanam kedelai edamame, diharapkan para petani bisa lebih produktif. Pasalnya dibandingkan padi, kedelai edamame dianggap memiliki keuntungan yang jauh lebih tinggi. Baik itu dari sisi waktu tanam yang lebih singkat, proses produksi yang lebih mudah hingga nilai jualnya yang jauh lebih tinggi.
Dengan menanam kedelai edamame, diharapkan penghasilan petani di Desa Cerdas Mandiri Lestari Trirenggo juga akan semakin meningkat. Dengan begitu diharapkan kesejahteraan petani pun bisa meningkat dibandingkan sebelumnya.