Masa Pandemi Tingkatkan Minat Masyarakat Bandar Lampung Berolahraga
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Minat masyarakat melakukan olahraga meningkat selama pandemi Corona atau Covid-19. Namun sejumlah fasilitas olahraga tempat gym, klub senam aerobik yang belum dibuka membuat lapangan olahraga jadi pilihan.
Monica, salah satu warga Enggal, Tanjung Karang, Bandar Lampung menyebut memilih melakukan kegiatan jogging atau lari santai di lapangan.

Pilihan lapangan Saburai milik Korem 043 Garuda Hitam (Gatam) di Jalan Sriwijaya jadi pilihan. Sebab lokasi tersebut memiliki fasilitas olahraga yang memadai dan bisa digunakan secara gratis.
Selama masa pandemi Covid-19 minat masyarakat untuk olahraga disebutnya cukup tinggi. Pagi hari jadi waktu terbanyak digunakan untuk olahraga.
Selain jogging kegiatan olahraga yang dilakukan masyarakat meliputi bersepeda, softball, push up, pull up, jumping jack, crunch. Fasilitas tempat jogging berupa lintasan aspal dan rumput seluas satu hektare dimanfaatkan warga.
Monica menyebut bisa memanfaatkan alat outdoor gym yang disiapkan. Pepohonan rindang jadi sumber oksigen yang segar saat pagi hari.
“Area lapangan Saburai banyak ditumbuhi pohon trembesi, ketapang kencana sehingga menjadi sumber kesegaran saat pagi hari menaungi kegiatan olah fisik selama masa pandemi Covid-19,” terang Monica saat ditemui Cendana News, Jumat (26/6/2020).
Aktivitas fisik oleh Monica kerap dilakukan pada klub senam aerobik. Namun imbas ditutupnya klub senam hingga batas waktu yang belum ditentukan ia memilih melakukan aktivitas di luar.
Kegiatan olahraga di luar ruangan tetap menerapkan jaga jarak (social distancing). Gerakan sederhana sebagai anjuran untuk pola hidup sehat tetap bisa dilakukan menjaga kebugaran tubuh.
Selain dilakukan secara mandiri oleh warga untuk olahraga, aktivitas fisik tiap pagi dilakukan berkelompok.
Jerry, salah satu mahasiswa menyebut kegiatan olahraga dilakukan bersama rekan-rekannya. Pemuda yang kerap melakukan olahraga soft ball tersebut mengaku masih melakukan permainan tersebut di lapangan Saburai.

“Ada lokasi dengan lapangan rumput yang bisa dimanfaatkan karena tidak menjadi lintasan lari dan bersepeda,” terang Jerry.
Aktivitas fisik parkour sebagai olahraga melintasi rintangan didukung oleh fasilitas di lapangan Saburai. Sejumlah alat dari besi, semen yang didesain sedemikian rupa digunakan warga untuk olahraga.
Jerry menyebut aktivitas fisik pada klub olahraga yang diikutinya juga menggunakan coach atau pelatih. Pelatih akan menjadwalkan kegiatan olahraga luar ruangan selama pandemi Covid-19.
Sejumlah aktivitas fisik wajib yang dilakukan Jerry meliputi push up, pull up, scot jump. Aktivitas tersebut dilakukan dengan cara sederhana namun terbukti efektif untuk membakar kalori.
Tren olahraga di luar ruangan saat pagi hari menurut Jerry dilakukan olehnya dan warga secara mandiri. Sebab sebelum pandemi Covid-19 kegiatan olahraga kerap dikonsep dalam Car Free Day (CFD) dan jalan sehat.
“Lapangan Saburai dan bundaran Gajah kerap jadi pusat CFD dan jalan sehat lengkap dengan petugas medis untuk pengecekan kesehatan, namun kini ditiadakan,” terang Jerry.
Sebagian masyarakat termasuk dirinya memilih memanfaatkan olah fisik secara sederhana. Aktivitas bersepeda dilakukan warga memanfaatkan lintasan yang bisa digunakan bersama dengan kegiatan lari.
Lapangan Saburai disebutnya cukup representatif bagi olahraga sepeda. Sebab di stadion Pahoman yang juga fasilitas olahraga lintasan sintetis tidak bisa digunakan untuk bersepeda.
Sonia, salah satu penyuka olahraga sepeda menyebut lapangan Saburai cocok untuk anak-anak bersepeda. Selama pandemi Covid-19 ia menyebut selain di lapangan ia kerap melakukan sepeda santai bersama klubnya.
Olahraga sepeda bersama klub kerap dilakukan mengelilingi kota Bandar Lampung dengan titik istirahat di lapangan Saburai.
“Saat ini banyak waktu untuk bersepeda sebab kegiatan kerja dan kuliah sementara sistem jarak jauh,” cetusnya.
Minat untuk olahraga sepeda santai menurutnya meningkat. Sebab kegiatan tersebut menjadi bentuk aktivitas rekreatif.
Saat kegiatan bersepeda sejumlah rute kerap ditentukan pada akhir pekan. Kegiatan bersepeda sekaligus menjadi cara untuk bersosialisasi dengan anggota klub dengan tetap menerapkan social distancing.