Lokawisata Baturaden Batal Dibuka Hari Ini
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
PURWOKERTO – Kawasan Lokawisata Baturaden batal dibuka hari ini, karena aplikasi pembayaran non tunai belum siap. Sehingga hanya ada dua wisata yang dibuka yaitu Hutan Pinus Limpakuwus dan Safari Offroad Baturaden.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, untuk lokasi sebenarnya sudah siap dibuka, termasuk protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan dan sebagainya sudah dipersiapkan. Namun, untuk aplikasi pembayaran non tunai belum siap.
“Masih dipersiapkan aplikasinya, sehingga belum bisa buka hari ini, tunggu aplikasinya siap terlebih dahulu. Karena untuk tempat wisata yang dikelola pemkab, semua harus sesuai dengan aturan,” terangnya, Minggu (21/6/2020).
Lebih lanjut Asis menjelaskan, beragai persiapan untuk pembukaan di era new normal ini sudah dilakukan jauh-jauh hari. Seperti penambahan tempat untuk cuci tangan, sekaligus menyiapkan sabun dan hand sanitizer, menyediakan alat pengukur suhu tubuh, kemudian pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker dan menyiapkan pola pintu masuk dan keluar yang berbeda atau berjarak.
Untuk tempat cuci tangan, di Lokawisata Baturaden saat ini sudah ada 5 di pintu masuk dan 15 di dalam lokasi. Selain itu juga ada pembatasan jumlah pengunjung. Kapasitas Lokawisata Baturaden bisa mencapai 10.000 pengunjung, namun saat beroperasi nanti, akan dilakukan pembatasan ketat.
“Kita tidak bisa menentukan berapa jumlah yang masuk kemudian ditutup, nanti tergantung situasi di lapangan. Jika di pintu masuk sudah terjadi antrean panjang, maka akan langsung kita tutup dulu, sebisa mungkin menghindari adanya kerumunan pada semua titik,” jelasnya.
Untuk pembayaran non tunai, lanjutnya, sebenarnya sudah mulai diterapkan, hanya saja belum bisa maksimal. Sehingga akan dimaksimalkan terlebih dahulu, karena sistem pembayaran di lokasi wisata wajib menggunakan non tunai.
Beberapa pengunjung yang datang ke Lokawisata Baturaden, sempat kecewa karena lokasi tersebut batal dibuka. Mereka sudah mendapat kabar akan dibukanya lokawisata sejak seminggu lalu dan tidak tahu tentang pembatalan pembukaan.
“Rencananya mau ke lokawisata, tetapi ternyata belum dibuka. Jadi ya main di Baturaden saja, karena sudah terlanjur sampai sini,” kara Dini, pengunjung dari Ajibarang.
Sementara dua tempat wisata yang dibuka mulai hari ini yaitu, Safari Offroad Baturraden dan wisata Hutan Pinus Limpakuwus bukan objek wisata yang dikelola pemkab. Offroad Baturaden dikelola oleh PT Safari Hutama Alam Wisata (SHAW) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan wisata Hutan Pinus Limpakuwus dikelola Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang.