Kedisiplinan Masyarakat Lamsel Memakai Masker, Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Upaya mendisiplinkan masyarakat pada masa kenormalan baru (new normal) mengalami peningkatan.

Samsu Rizal, kepala UPT Puskesmas rawat inap Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel) menyebut tiga kunci penting dilakukan dalam upaya mencegah Covid-19. Selalu jaga jarak, pakai masker, dan sering cuci tangan pakai sabun.

Kebiasaan baru dilakukan agar ekonomi tetap berjalan dan wabah bisa diatasi. Pada sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Ketapang ia memastikan pedagang, pembeli mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan kesadaran tinggi. Sejumlah masyarakat dengan kesadaran mendisiplinkan diri memakai masker, jaga jarak, cuci tangan.

Mencegah pasar jadi klaster penularan Covid-19 sejumlah masyarakat melengkapi diri dengan pelindung wajah (face shield), sarung tangan dan baju lengan panjang. Implementasi adaptasi new normal bidang kesehatan diakuinya melibatkan unsur pemerintah desa, pengelola pasar dan masyarakat. Standar new normal digencarkan melalui petugas kesehatan bidan desa, perawat.

“Pelaksanaan new normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bekerjasama dengan berbagai pihak agar kedisiplinan tumbuh bukan karena takut pada aturan tapi agar sehat,” terang Samsu Rizal di Ketapang, Jumat (12/6/2020).

Fokus penanganan kesehatan lingkungan pasar menurutnya difasilitasi oleh pihak desa dan pengelola. Di wilayah kecamatan Ketapang pasar yang aktif meliputi pasar Pematang Pasir dan pasar Sri Pendowo.

Sejumlah tempat cuci tangan dengan air mengalir telah disiapkan lengkap dengan sabun cuci. Setiap pedagang yang sadar akan kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 selalu menyediakan hand sanitizer.

Pelayanan kesehatan masyarakat yang selama ini diliburkan mulai kembali dilaksanakan. Pelayanan bidang kesehatan pos pelayanan terpadu (Posyandu), pos pembinaan terpadu (Posbindu) mulai bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Setiap desa yang memiliki satgas Covid-19 tetap menjalankan fungsinya dengan melakukan pendataan warga asal luar daerah.

“Masa adaptasi new normal atau masa berdamai dengan Covid-19 tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan,” terang Samsu Rizal.

Selain fokus pada pencegahan Covid-19 Samsu Rizal menyebut perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu digalakkan. Sebab di wilayah Ketapang yang berada di pesisir timur Lamsel memiliki potensi muncul penyakit demam berdarah dengue (DBD). Fokus penanganan Covid-19 dilalukan tanpa mengesampingkan pencegahan DBD.

Ruhgiyanto, Kepala Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang menyebut posko Covid-19 masih aktif. Pihak desa disebutnya telah mengalokasikan dana desa (DD) untuk penanganan pencegahan Covid-19. Selain dialokasikan untuk penanganan sosial selama pandemi Covid-19 bagi warga terdampak, DD digunakan untuk penyemprotan disinfektan, pembelian alat semprot.

Ruhgiyanto, Kepala Desa Bangunrejo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan mewajibkan warga memakai masker saat berada di luar rumah, Jumat (12/6/2020) – Foto: Henk Widi

“Pemdes Bangunrejo juga mengalokasikan dana desa untuk penyediaan masker yang dibagikan gratis pada masyarakat,” cetusnya.

Ruhgiyanto menyebut pada masa adaptasi new normal sejumlah kegiatan ibadah bisa dilakukan. Meski demikian saat ibadah di masjid pada salat Jumat dilakukan protokol kesehatan.

Shaf pada pelaksanaan salat Jumat diatur agar berjarak sesuai fatwa MUI. Selain itu kegiatan pernikahan diperbolehkan dengan syarat dihadiri tidak lebih dari 30 orang. Kebiasaan baru dilakukan dengan selalu jaga jarak, pakai masker, dan sering cuci tangan pakai sabun.

Lihat juga...