Pessel Sumbar Galakkan Gerakan Budidaya Ikan di Pekarangan Rumah

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni yang ditemui di sela-sela kegiatannya, Senin (11/5/2020). Foto: M. Noli Hendra

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggalakkan gerakan melakukan budidaya ikan di setiap pekarangan rumah masyarakat. Hal itu dianggap dapat membantu memenuhi kebutuhan protein warga setempat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni mengatakan, di tengah situasi ekonomi yang menurun saat ini, ada baiknya masyarakat memanfaatkan pekarangan, seperti halnya melakukan budidaya ikan. Apalagi dalam melakukan budidaya ikan itu, tidak harus memiliki lahan yang luas, sebab ada tempat yang bisa dibuat khusus untuk kolam ikannya.

“Kita harus mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini. Kami dari TP-PKK Pesisir Selatan dan Dinas Perikanan punya program budidaya ikan untuk masyarakat menggunakan kolam dari bahan plastik atau terpal,” katanya, Senin (11/5/2020).

Menurutnya sebagai langkah awal mendukung gerakan tersebut, Pemkab Pesisir Selatan melalui Dinas Perikanan telah menyediakan bibit ikan untuk 10.000 kepala keluarga. Ia berharap, masyarakat memiliki keinginan untuk hal ini, dengan cara menghubungi Dinas Perikanan atau langsung ke TP-PKK Pesisir Selatan.

“Nanti tim dari TP-PKK akan melakukan peninjauan lokasi budidaya ikan ke rumah-rumah tersebut, dan kita akan bantu untuk bibit ikan yang berasal dari Dinas Perikanan,” ujarnya.

Lisda menyebutkan untuk pembuatan kolam, tidak harus berukuran besar, namun setidaknya dapat menampung sekitar 200-300 bibit ikan yang nantinya dapat dikonsumsi saat dapat di panen.

Sementara jika merasa sulit sendirian, budidaya ikan itu bisa juga dilakukan berkelompok, 2 atau 3 Keluarga. Nanti setelah 3 bulan panen, hasilnya dapat dikonsumsi bersama.

“Ikannya sudah bisa dipanen 3 bulan. Jika ini diikuti oleh banyak keluarga akan sangat bagus. Karena akan dapat menciptakan keluarga yang sehat, karena jadi gemar makan ikan,” sebutnya.

Lisda berharap, dengan adanya bantuan tersebut menjadi salah satu upaya dalam menjalankan 10 program pokok PKK di masing-masing kecamatan. Dikatakannya program tersebut adalah salah satu wujud peran aktif PKK di Kecamatan, untuk membantu masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal membenarkan, adanya program bantuan bibit ikan yang akan diselenggarakan bekerja sama dengan TP-PKK Pesisir Selatan.

Bantuan ini akan diserahkan kepada TP-PKK yang nantinya akan diteruskan kepada masyarakat yang berminat untuk membudidayakan ikan. Baginya, dalam situasi pandemi seperti ini, adanya melakukan budidaya tersebut, dapat mengurangi kebosanan di rumah.

“Ada berbagai macam jenis ikan air tawar. Untuk 1 rumah bisa 200-300 bibit. Nanti bisa menghubungi TP-PKK Pesisir Selatan,” tegasnya.

Diakuinya, persoalan budidaya ikan itu, di Pesisir Selatan sendiri sebenarnya sejauh ini tidak begitu banyak masyarakat yang melakukan, terutama untuk budidaya di kawasan pekarangan rumah.

Sampai saat ini, budidaya ikan malah banyak dilakukan untuk budidaya ikan kerapuh. Hal itu banyak ditemukan di kawasan wisata Mandeh dan Sungai-Nipah Pesisir Selatan.

Lihat juga...