Mo Farah Optimistis Pertahankan Gelar Juara Olimpiade

Pelari Inggris, Mo Farah – Foto Ant

JAKARTA – Pelari berkebangsaan Inggris, Mo Farah, optimistis dapat mempertahankan gelar juara di nomor 10.000 meter pada Olimpiade Tokyo, yang akan diselenggarakan pada 2021 mendatang.

Pelari berusia 37 tahun itu merasa diuntungkan, dengan diundurnya Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu memberinya waktu kurang lebih 20 bulan, untuk berlatih sekaligus meningkatkan fokus menjelang perhelatan akbar tersebut. Farah sempat pensiun dari atletik trek pada 2017, dan beralih ke maraton jalanan. Namun pada November 2019 lalu, Farah memutuskan kembali lagi ke atletik trek, untuk merebut satu gelar juara terakhir.

Penundaan Olimpiade Tokyo itu sebetulnya menguntungkan buat saya. Saya punya waktu sekitar satu tahun untuk berlatih di trek sekaligus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum Olimpiade itu dimulai,” kata Farah, Rabu (13/5/2020).

Saat ini, Farah mengincar medali emas Olimpiade ketiga di nomor lari 10.000 meter. Dua medali emas sebelumnya dimenangkan Farah pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Selain itu, di dua olimpiade tersebut, Farah juga sukses menyabet medali emas melalui nomor lari 5.000 meter.

Meskipun saat ini pusat-pusat kebugaran ditutup dan olahraga lari di luar rumah juga dibatasi akibat pandemi COVID-19, Farah memanfaatkan momen tersebut untuk berkumpul bersama keluarga dan melakukan latihan ringan. “Akibat pandemi COVID-19, saya tidak bisa pergi ke gym, tidak bisa mengikuti perlombaan dan tidak bisa latihan seperti biasanya. Saya beruntung, karena masih punya alat treadmill di rumah, jadi bisa latihan sendiri. Selain latihan, saya juga banyak menghabiskan waktu bersama anak-anak,” sambung Farah. (Ant)

Lihat juga...