Kepala Bappenas: Pandemi, Momentum Melek Teknologi
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
JAKARTA — Di balik hiruk pikuk wabah pandemi Covid-19, yang hampir menghantam seluruh negara di dunia dunia, dengan serangkaian dampak negatifnya, baik di sektor kesehatan, ekonomi dan sosial, ternyata masih ada hal-hal baik yang dapat dipetik darinya. Apa itu? Melek teknologi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengatakan hal tersebut. Menurutnya, hal baik dari pandemi adalah, umat manusia, khususnya masyarakat Indonesia dituntut bisa bekerja lebih cepat dan lebih fleksibel, tentunya dengan menggunakan teknologi digital.
“Saat ini seluruh masyarakat lebih aware (melek) terhadap teknologi. Karena gerak fisik terbatasi, maka gerak digital secara online lebih leluasa. Ini hal baik, tentu harus dimanfaatkan untuk kebaikan pula,” tandas Suharso, Selasa (5/5/2020) di Jakarta.
Lebih lanjut, budaya melek teknologi juga mulai diterapkan oleb Bappenas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di sana. Suharso mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mencetuskan sistem kerja Integrated Digital Work (IDW) dan juga Flexi Work.
“Hasilnya produk perencanaan pembangunan semakin berkualitas karena kerja sama yang semakin kuat antara para perencana. Sharing knowledge pun menjadi lebih mudah. Sudah ada 64 ribu aktivitas dan 1.000 lebih assignments yang juga sudah diselesaikan di lingkungan Bappenas setelah menerapkan sistem IDW dan Flexi Work,” jelas Suharso.
“Kini definisi ‘ngantor’ hampir tak bisa dipisahkan dengan ‘online’. IDW dan fleksiwork melambangkan kondisi dunia saat ini yang memasuki era komunikasi tanpa batas. Seperti pengabdian para ASN yang seharusnya tanpa batas,” tambahnya.
Suharso meyakini, setelah wabah ini berlalu, sistem kerja baik di Kementerian PPN/Bappenas ataupun di kementerian/lembaga lain pasti akan mengalami perubahan.
“Tentunya, yang sangat kita harapkan adalah semua sistem akan semakin canggih, dan kreatifitas sumber daya manusianya akan menjadi lebih meningkat,” pungkasnya.