Kasus Positif Covid-19 di Banyumas, 60 Persen dari Klaster Gowa
Editor: Makmun Hidayat
PURWOKERTO — Klaster Gowa masih mendominasi jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas. Dari total 52 yang terkonfirmasi positif, sebanyak 30 orang berasal dari klaster Gowa atau sekitar 60 persen.
“Hari ini ada penambahan lagi 4 orang terkonfirmasi positif, yaitu tiga dari klaster Gowa dan satu dari kalangan perawat. Sehingga total yang positif dari klaster Gowa sudah mencapai 30 orang,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Kamis (14/5/2020).
Menurut Bupati, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 kemungkinan masih akan bertambah, mengingat masih ada 13 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menunggu hasil swab.
“Klaster Gowa memang sudah kita tracking dan sudah dilakukan karantina serta rapid test maupun swab, namun masih ada yang menunggu hasil swab, sehingga kemungkinan bertambah masih ada,” jelasnya.
Terkait penambahan 3 pasien positif yang dari klaster Gowa tersebut, Bupati menyebut sebagai hasil penelusuran dari tim. Dimana sebelumnya ada 8 orang warga salah satu pondok pesantren di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan yang baru pulang.
Mereka kemudian dilakukan rapid test dan 4 orang diantaranya reaktif. Maka 4 orang tersebut kemudian dilakukan test swab dan hasilnya baru keluar hari ini, dimana 3 orang diantara dinyatakn positif Covid-19.
Penelusuran terhadap klaster Gowa sudah dilakukan, rapid test juga sudah dilakukan terhadap 300 orang baik peserta ijtima ulama Gowa maupun pihak keluarga yang melakukan kontak sepulang dari Gowa. Karantina juga sudah dilakukan, namun kemunculan klaster Gowa ini susul-menyusul yang merupakan hasil dari tracking. Sehingga sampai saat ini belum bisa dikatakan tertutup sepenuhnya.
“Pemkab Banyumas sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari rapid test, karantina dan sebagainya. Sehingga secara umum semua sudah dikendalikan dengan baik, meskipun peluang bertambah masih tetap ada,” terang Bupati.
Sementara itu, untuk penambahan satu orang perawat yang positif, merupakan salah satu perawat di rumah sakit swasta di Banyumas. Ia merupakan warga Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas. Sebelumnya sudah ada dua perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas yang terkonfirmasi positif dan saat ini sudah dinyatakan sembuh. Sehingga total sudah ada 3 orang perawat yang terkonfirmasi positif.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, sampai dengan hari ini total kasus positif Covid-19 di Banyumas ada 52 orang, dengan perincian sebanyak 29 orang masih menjalani perawatan, 20 orang sudah sembuh dan 3 meninggal dunia.
“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih ada 27 orang yang dirawat, 13 orang PDP masih menunggu hasil swab dan yang meninggal dunia ada 16 PDP, Sementara yang dinyatakan negatif ada 170 orang,” ungkapnya.