Di Penajam 9.704 KK Dapat BST COVID-19
PENAJAM – Sebanyak 9.704 Kepala Keluarga (KK), yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mendapat program Bantuan Sosial Tunai (BST).
Bantuan dari Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial tersebut nilainya, Rp600 ribu per KK. “Penerima BST sebesar Rp600 ribu per KK per bulan, ini diprioritaskan bagi keluarga yang telah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada Kementerian Sosial. Mereka akan menerima bantuan selama tiga bulan, yakni April, Mei, Juni,” ujar Wakil Bupati PPU, Hamdam di Penajam, Rabu (20/5/2020).
Setiap warga penerima BST, diharapkan dapat memanfaatkan dana bantuan sebaik-baiknya. Dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga yang bersifat mendesak, bukan untuk membeli barang yang bukan kebutuhan prioritas. Masyarakat penerima BST harus berani jujur dari dalam hati, karena penerima tidak diperbolehkan lagi menerima bantuan sosial lain.
Hal itu dilakukan agar warga lain, yang belum mendapatkan bantuan juga bisa meraskan manfaat yang sama. “Jangan sampai ada penerima yang dobel seperti dari PKH, BLT, dan lainnya. Jika ada yang sudah menerima BST, kemudian ada program bantuan lainnya, harus jujur mengakui agar bantuan yang ada dapat diserahkan bagi warga lain yang juga membutuhkan,” tutur Hamdam.
Untuk itu, Dinas Sosial Kabupaten PPU diminta melakukan validasi secara benar terhadap data penerima BST. Tujuannya agar tidak ada yang terlewatkan, dan tidak ada penerima bantuan yang dobel dengan program lain.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten PPU, Bagenda Ali mengatakan, ada beberapa program bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah, terkait dampak COVID-19. Untuk BST, bantuan sosial masyarakat terdampak virus corona denga penerima di luar dari daftar program sembako ataupun program keluarga harapan. Bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang terdapat pada data kesejahteraan sosial yang diperoleh Kementerian Sosial, kemudian disalurkan melalui Pos, Bank BRI dan BNI.
“Data BST bagi masyarakat terdampak COVID-19 di PPU masing-masing terdiri atas Kecamatan Penajam sebanyak 1.888 jiwa, Kecamatan Babulu 1.938 jiwa, Kecamatan Waru 675 jiwa, dan Kecamatan Sepaku sebanyak 1.348 jiwa,” ungkap Bagenda. (Ant)