Perahu Pustaka: Komik Edukatif Bantu Anak yang Belajar dari Rumah

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Masa libur sekolah dengan kegiatan belajar dari rumah dimanfaatkan anak anak untuk membaca buku. Disela sela kegiatan belajar dari rumah dan pesantren Ramadan, sejumlah siswa memilih waktu dengan membaca buku.

Ardiyanto, pegiat dan relawan literasi motor perahu pustaka menyebutkan, dengan adanya tambahan buku komik bergambar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) jadi materi bahan bacaan saat masa belajar dari rumah. Tinggal di pedesaan dengan keterbatasan akses internet dan siaran televisi membuat belajar dalam jaringan (daring) sulit dilakukan.

“Kendala yang dihadapi oleh siswa di pedesaan untuk akses internet dan televisi siaran TVRI tidak bisa maksimal sehingga kerap guru memberikan tugas melalui aplikasi WA, namun selama masa pesantren Ramadan kegiatan belajar di rumah tetap dijalankan,” terang Ardiyanto saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (30/4/2020).

Sebagai salah satu bentuk upaya memberikan fasilitas belajar bagi siswa selama belajar di rumah, buku komik disediakan di perpustakaan miliknya. Berbagai jenis buku edukatif yang disiapkan merupakan komik yang terkait dengan ilmu pengetahuan. Buku komik bantuan Kementerian Kominfo meliputi tentang BPJS, pelayanan aplikasi perpesanan secara online.

Kegiatan belajar dari rumah menurut Ardiyanto jadi pilihan selama masa pandemi Corona. Sebelumnya ia tetap berkeliling menggunakan motor ke sejumlah desa sembari membawa buku. Sebagai relawan perpustakaan bergerak, kegiatan keliling desa dengan membawa buku sementara dihentikan. Sebagai bentuk dukungan kepada pegiat literasi puluhan buku tambahan diberikan.

“Saat ini kegiatan literasi keliling dihentikan hanya memberi kesempatan kepada anak anak untuk belajar di rumah,” terangnya.

Nina, salah satu siswa kelas VI di SDN 2 Kelawi menyebut selama bulan Ramadan ia diwajibkan membaca buku keagamaan. Pada kondisi normal menurutnya kegiatan pesantren Ramadan dilakukan sekolah. Namun imbas pandemi Covid-19 ia sudah melakukan belajar di rumah sejak 16 Maret 2020 hingga 31 Mei mendatang.

“Kegiatan belajar dari rumah sudah berlangsung selama satu bulan tugas dari guru kerap dilakukan melalui WhatsApp,” cetusnya.

Keberadaan stok buku komik yang disediakan relawan Motor Perahu Pustaka menjadi alternatif untuk buku bacaan. Komik edukatif dengan cerita bergambar menurutnya lebih menarik. Sebab dengan adanya gambar yang menarik akan mendorong minat untuk membaca buku.

Di perpustakaan motor perahu pustaka selain bisa membaca di tempat ia bisa meminjam buku untuk dibaca di rumah selama masa belajar dari rumah.

Lihat juga...