Pati Tingkatkan Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19

PATI – Pemkab Pati, Jawa Tengah, menambah alokasi anggaran untuk penanganan corona baru atau COVID-19, dari yang semula hanya Rp32 miliar, menjadi Rp139 miliar.

“Kenaikan alokasi anggaran penanganan COVID-19 tersebut, tidak terlepas dari adanya surat keputusan bersama antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, yang menginstruksikan bahwa seluruh anggaran kegiatan dipotong minimal 50 persen,” kata Bupati Pati, Haryanto, saat rapat koordinasi kegiatan keagamaan di tengah pandemi COVID-19 di ruang rapat Joyo Kusumo Pati, Kamis (16/4/2020).

Anggaran sebesar Rp139 miliar tersebut, nantinya untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan dan mengamankan kondisi sosial yang ada di daerah tersebut. Meskipun demikian Haryanto menyebut, tidak berarti anggaran itu harus dihabiskan, karena bisa menjadi persediaan dana tak terduga yang dapat digunakan sewaktu-waktu atau dikembalikan ke kas daerah.

Terkait kebijakan dari pusat mengenai rasionalisasi anggaran, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah berkomitmen untuk melakukan penghematan anggaran. Beberapa pos kegiatan yang mengalami pengurangan diantaranya, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sebelumnya per Februari 2020 dinaikkan, harus dipotong hingga 40 persen selama masa pandemi virus corona. “Sementara anggaran makan minum, perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri diambil lagi, begitu juga sarana prasarana pengadaan mobil dan lain-lain juga sama (dirasionalisasi) menyesuaikan instruksi pusat,” ujarnya.

Haryanto menyebut telah memerintahkan semua OPD untuk melakukan rasionalisasi anggaran. Jika OPD tidak melakukan realokasi anggaran, maka pihaknya yang akan memutuskan pos anggaran yang harus digeser. “Pemerintah Pusat juga membatasi hingga 23 April 2020. Jika tidak melaporkan secara resmi, Pemerintah Pusat yang akan memotongnya langsung,” tandasnya.

Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan di tingkat Puskesmas, Pemkab Pati melakukan kunjungan ke beberapa Puskesmas, yakni Puskesmas Margorejo, Puskesmas Pati I, dan Puskesmas Juwana. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin meminta, tim medis yang bertugas di Puskesmas tetap memberikan pelayanan secara maksimal dan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus corona. Terkait keterbatasan APD, pemerintah daerah akan tetap berupaya memenuhi kewajiban menyiapkan alat pelindung diri sesuai kebutuhan.(Ant)

Lihat juga...