Papua Barat Santuni Pemandu Wisata

Destinasi wisata Rufas Raja Ampat, Papua Barat – Foto Ant

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat, siap menyantuni pemandu wisata yang tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), yang kehilangan mata pencaharian sejak wabah virus corona (COVID-19) melanda Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat, Yusak Wabia mengatakan, industri pariwisata di Papua Barat lumpuh total sejak virus corona mewabah di Indonesia. Pemandu wisata yang menjadi ujung tombak pariwisata tidak bisa bekerja.

Tidak ada wisatawan yang datang mengunjungi daerah-daerah wisata Papua Barat akibat virus corona. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat mengupayakan para pemandu wisata yang tergabung dalam HPI mendapat santunan, untuk meringankan beban perekonomian mereka karena wabah corona.

“Santunan seperti apa, dan dalam bentuk apa, akan dibicarakan dengan Gubernur Papua Barat. Yang pasti pemandu wisata harus diberikan perhatian di tengah situasi virus corona,” ujarnya di Manokwari, Minggu (19/4/2020).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah HPI Papua Barat, Matias Rumbruren mengatakan, pemandu wisata menggantungkan hidup pada aktivitas wisatawan yang berkunjung ke Papua Barat. Dan sejak corona mewabah aktivitas penerbangan ditutup bagi wisatawan yang berkunjung ke Papua Barat.

Hal itu untuk mencegah penyebaran virus. Dampaknya, para pemandu wisata kehilangan mata pencarian, dan mencari pekerjaan alternatif untuk menyambung hidup. “Kami berharap santunan nantinya diberikan kepada pemandu wisata resmi yang telah memiliki sertifikat kompetensi sebagai pemandu wisata dan bergabung dalam organisasi pemandu wisata resmi Nasional yakni HPI,” tandasnya secara terpisah. (Ant)

Lihat juga...