Lebak Belum Ada Kasus Positif Terjangkit Corona
LEBAK – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak, Dodi Irawan mengatakan, kasus positif terjangkit virus corona (COVID-19) di daerah itu hingga Rabu (1/4/2020) kini belum ada.
“Kita semua bergerak dan berkomitmen untuk pencegahan penyebaran COVID-19 sesuai peraturan pemerintah pusat itu,” kata Dodi Irawan, Rabu (1/4/2020).
Pemerintah daerah mengapresiasi, hingga kini di Kabupaten Lebak terbebas dari penyebaran virus corona. Selama ini, berbagai komponen, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, partai politik dan masyarakat, diklaimnya bergerak cepat, untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Pencegahan, di antaranya melalui sosialisasi dan edukasi bahaya dari corona. Sehingga masyarakat dapat membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian. Masyarakat juga diminta rutin berolahraga, mengkonsumsi makanan yang bergizi, mencuci tangan dan berada di rumah selama masa distancing sosial.
Pemerintah daerah juga mengoptimalkan tindakan pencegahan (preventif), promosi (promotif) dan pengobatan (kuratif), untuk mencegah penyebaran COVID-19. Bahkan, di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyediakan cairan hand sanitizer dan melakukan penyemprotan disinfektan.
Jajaran TNI, Polri, Parpol dan masyarakat, juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai lokasi pelayanan publik, fasilitas umum, pemukiman hingga pusat keramaian.
Berdasarkan perkembangan penyebaran corona di Kabupaten Lebak sampai dengan Rabu (1/4) dilaporkan nol persen atau tidak ditemukan kasus positif. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 201 orang, terdiri dari 41 orang berstatus aman dan 160 orang pemantauan, serta dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). “Kami bekerja keras agar Lebak terbebas dari corona,” katanya menegaskan.
Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Lebak, Dede Jaelani mengatakan, pihaknya hingga kini berkomitmen untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19, dengan tindakan preventif.
Diantaranya dengan menyemprot cairan disinfektan di tempat-tempat keramaian, seperti Alun-Alun Rangkasbitung, tempat wisata di Balong Ranca Lentah, Pasar Rangkasbitung, tempat sarana ibadah dan kendaraan umum perkotaan. “Kami lebih mengedepankan tindakan preventif, untuk pencegahan COVID-19 dan hasilnya hingga kini belum ditemukan kasus penyakit yang mematikan itu,” kata Dede Jaelani, yang juga Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak. (Ant)