Bertambah 218, Positif Covid-19 Jadi 2.491 dan Meninggal 209

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan data terbaru perkembangan penanganan virus corona (Covid-19) hingga hari ini, Senin 6 April 2020 pukul 12.00 WIB. Di mana jumlah kasus positif Covid-19 terus menunjukkan kenaikan cukup signifikan, dengan jumlah total 2.491 kasus dan ada penambahan 218 kasus.

“Dapat saya laporkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 dari tanggal 5 April 2020 hingga hari ini, Senin 6 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah positif Covid-19 sebanyak 2.491. Jadi ada penambahan sebanyak 218 kasus hari ini dari sebelumnya 2.273 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers terkait perkembangan penanganan Covid-19  Gedung BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Sementara untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, kata Yuri selama periode Minggu (5/4/2020) hingga hari ini Senin (6/3/2020) ada penambahan 28 pasien yang sembuh dari Covid-19. Di mana jumlah total pasien yang sembuh hingga hari ini sebanyak 192 dari sebelumnya sebanyak 164 orang.

“Untuk pasien yang sembuh hingga saat ini bertambah 28 orang sehingga total yang sembuh 192 orang. Hari sebelumnya jumlah pasien sembuh sebanyak 164 orang, dan kita berharap pasien yang sembuh terus bertambah,” ungkapnya.

Selain itu, kata Yuri untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal hingga hari ini berjumlah 209 orang. Artinya ada penambahan pasien yang positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 11 dari hari sebelumnya, yakni sebanyak 198 orang.

“Pasien yang meninggal hingga hari ini berjumlah 209 orang, dan ada penambahan sebanyak 11 orang yang meninggal hari ini. Dimana hari kemarin jumlah total yang meninggal sebanyak 198 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Minggu 5 April 2020, jumlah total pasien positif Covid-19 sebanyak 2.273 kasus, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 164 orang. Sementara pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 198 orang.

Yuri mengatakan, penambahan kasus yang terus bertambah harus menjadi perhatian semua pihak. Di mana penambahan kasus positif menunjukkan masih ada yang belum melaksanakan isolasi, masih ada penularan karena kontak dekat, dan masih ada yang belum rajin cuci tangan pakai sabun.

“Untuk itu agar masyarakat menjaga jarak dalam komunikasi sosial. Baik dengan orang di luar rumah maupun di dalam rumah. Selain itu masyarakat juga harus menghindari kerumunan dan menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Lihat juga...