Tiga PT di Purwokerto Terapkan Kuliah ‘Online’ Cegah Corona

Editor: Koko Triarko

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Suwarto MS, Sabtu (15/3/2020)-Foto: Hermiana E. Effendi

PURWOKERTO – Tiga perguruan tinggi (PT) di Purwokerto, yaitu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Muhammad Purwokerto (UMP) dan Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Purwokerto, menerapkan sistem pembelajaran oline, dan meniadakan kuliah tatap muka untuk sementara waktu, terkait penyebaran virus Corona. Bahkan, IAIN Purwokerto juga menunda acara wisuda yang sudah dijadwalkan pada 28 Maret 2020.

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS., mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi dan adanya peningkatan jumlah pasien positif Corona dalam beberapa hari terakhir.

“Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam bentuk tatap muka diubah menjadi sistem pembelajaran online mulai Senin (16/3/2020) sampai berakhirnya semester genap tahun ini,” terangnya, Sabtu (14/3/2020) malam.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Rektor Unsoed nomor 184/UN23.1/HM.01.10/2020, tentang kesiapsiagaan dan tindakan antisipasi pencegahan penyebaran infeksi COVID – 19 di lingkungan Unsoed.

Rektor juga meminta para dosen untuk menyiapkan konten pembelajaran secara online. Bagi dosen yang sudah siap, maka pembelajaran online dilakukan mulai Senin depan dan bagi yang belum siap, diberikan waktu hingga Senin (23/3/2020).

Dan, untuk KBM praktik seperti praktikum di laboratorium, klinik atau pun di tempat industri, bisa tetap diselenggarakan, namun dengan catatan terlebih dahulu dipastikan tempat praktik tersebut menerapkan upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

“Untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kita tunda dan untuk presensi dengan sidik jari, untuk sementara kita ganti menggunakan presensi manual,” jelas Rektor.

Sementara itu, Rektor IAIN Purwokerto, Mohammad Roqib mengatakan, pihaknya juga memberlakukan sistem kuliah online untuk mahasiswa IAIN, mulai dari S1 sampai dengan S3. Dan, untuk ujian tengah semester yang akan dilaksanakan tanggal 16-21 Maret ini, juga dilakukan secara online.

“Wisuda yang sudah kita jadwalkan hari Sabtu (28/3/2020) juga ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Semua itu demi keamanan bersama, sebagai upaya pencegahan munculnya kerumunan massa yang berpotensi menyebarkan virus Corona,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho. UMP sudah sejak awal Maret ini melarang para dosen melakukan perjalanan ke luar negeri dan mulai Senin depan, UMP memberlakukan sistem pembelajaran online.

“Mulai Senin (16 /4/ 2020) tidak ada lagi kuliah tatap muka, semua menggunakan sistem online. Proses pembelajaran jarak jauh ini bisa  menggunakan aplikasi “On Class” yang tersedia di situs onclass.ump.ac.id,” terangnya.

Anjar juga meminta kepada pimpinan fakultas dan pimpinan program studi untuk menjadwal ulang kegiatan prakiek mahasiswa.

Lihat juga...