Target MT 1 Tak Terpenuhi, Stok Beras Purbalingga Tetap Aman
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
PURBALINGGA — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga, Mukodam menyebutkan, target masa tanam (MT) 1 belum terpenuhi. Sampai dengan hari ini, luasan lahan yang sudah ditanami padi di Kabupaten Purbalingga baru mencapai 15.433,7 hektare atau baru tercapai 82,05 persen dari target tanam sesuai lahan baku sawah seluas 18.810 hektare.
“Walaupun MT 1 belum mencapai target, namun kebutuhan beras tetap aman, bahkan surplus,” katanya, Senin (30/3/2020).
Diterangkan, berdasarkan perhitungan dinas, kebutuhan beras untuk warga Purbalingga bulan Januari hingga April 2020 sebanyak 29.784 ton, sementara perkiraan panen sampai dengan bulan April 2020 sebanyak 31.279 ton.
Belum tercapainya target masa tanam 1 hingga hari ini, lanjut Mukodam, karena saat kemarau banyak sawah yang ditanami jagung, kacang, ubi jalar, sayur dan buah-buahan. Sebagian lahan juga ada yang bero, karena tidak kebagian air sama sekali.
Menurut Mukodam, hasil produksi panen 2019 di Kabupaten Purbalingga, secara total lebih rendah dibandingkan 2018. Karena tahun 2019, musim kemarau berlangsung sampai 6 bulan. Namun hasil panen dibanding kebutuhan pangan penduduk Purbalingga, masih surplus hingga 25.000 ton.
Menurut hitungan Dinas Pertanian Purbalingga, luas lahan yang panen mulai bulan Januari – April 2020, seluas 4.691,1 hektare, dengan jumlah produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 25.580 ton atau setara beras 16.376 ton. Produktivitas rata-rata 54,53 ton per hektare dan rendemen jadi beras 64,02 persen.
Sementara rencana luas panen pada bulan April 2020 adalah 4.268,8 hektare dengan produksi GKG sebanyak 23.277 ton atau setara beras 14.901 ton. Sehingga total luas panen Januari-April 2020, sebanyak 8.959,9 hektare dengan produksi GKG 48.858, 3 ton, setara beras 31.279 ton.
Jumlah penduduk Kabupaten Purbalingga sebanyak 955.875 jiwa, dengan konsumsi beras 93,5 kg/kapita/tahun, maka konsumsi untuk empat bulan, yaitu Januari-April 2020, rata-rata 31,16 kg per kapita. Kebutuhan beras untuk penduduk Kabupaten Purbalingga mulai bulan Januari-April 2020 sebanyak 29.784 ton
“Perkiraan produksi beras sampai dengan April 2020 sebanyak 31.279 ton dan kebutuhan masyarakat Purbalingga 29.784 ton, sehingga masih ada surplus 1.495 ton,” terangnya.
Sementara itu, salah satu petani, Wardoyo mengatakan, tanaman padi miliknya saat ini sudah masuk usia tiga bulan, sehingga sebentar lagi bisa panen. Kondisi tanaman padinya juga cukup bagus, karena kebutuhan air mencukupi.
“Sudah sering hujan, sehingga tanaman padi tumbuh dengan subur dan bulan depan sudah bisa dipanen,” tuturnya.