SMA 19 Kota Bekasi Gelar Kejuaraan Futsal 2020
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Sebanyak 25 tim futsal tingkat pelajar SMA/SMK dan SMP se-Kota Bekasi, Jawa Barat, mengikuti pertandingan kejuaraan Ninteen Cup 2020 yang dihelat SMAN 19.
Pertandingan futsal sendiri digelar di gedung Basket GOR Chandrabaga. Bahkan ada empat tim futsal perempuan ikut bertanding di ajang kejuaraan tersebut.
“Pertandingan akan digelar selama tiga hari ke depan hingga Minggu (8/3/2020),” ungkap Cahyo, Ketua Penyelenggara, pelajar kelas XI SMAN 19 Kota Bekasi kepada Cendana News, Jumat (6/3/2020).

Dikatakan Ninten Cup 2020 adalah ajang perdana yang digelar oleh SMAN 19 Kota Bekasi dalam rangka menyambut HUT sekolah ke-5 dan Kota Bekasi ke-23. Untuk wasit sendiri diambil dari pelatih olahraga SMAN 19.
Menurutnya pembukaan pendaftaran turnamen Ninteen Cup 2020, sudah dibuka sejak sebulan lalu. Dan hingga penutupan jumlah peserta mendaftar tingkat SMA/SMK mencapai 15 tim, sedangkan tingkat SMP 10 tim dan tim futsal perempuan ada empat.
“Panitia menerapkan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu, WO Rp50 ribu. Jika sudah mendaftar tetapi tidak mengikuti turnamen maka uang pendaftaran hangus,” ujar Cahyo.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMAN 19 Kota Bekasi, Sopiyan mengakui bahwa persiapan awal hingga pelaksana semua di-handle oleh pelajar tidak melibatkan pihak sekolah sama sekali.
Hal tersebut imbuhnya untuk memberikan kreativitas pelajar dalam mengkoordinir suatu event. Salah satu olahraga seperti Turnamen Futsal Ninteen 2020 itu sendiri.
“Ini sangat membanggakan sekolah, mesti usia SMAN 19 terbilang seumur jagung keberadaannya baru lima tahun tetapi secara bertahap mulai menunjukkan kreativitasnya,” ujar Sopiyan berharap melalui kegiatan tersebut eksistensi SMAN 19 di Kota Bekasi mulai positif.

Menurut Sopiyan banyak giat lain dari SMA 19, di bidang olahraga seperti badminton dan paskibraka yang mulai mengumpulkan medali. Sehingga ciri khas SMAN 19 bisa terbentuk kedepannya pada salah satu kejuaraan.
“Kalo saya pribadi sebagai wakil kepala sekolah dan bidang kesiswaan ingin SMAN 19, memiliki ciri di bidang seni. Oleh karena hal tersebut terus dikebut, salah satunya seperti angklung,” tukasnya.
Tapi tentu semuanya perlu proses, tetapi sebagai komitmen sekolah akan terus mengarahkan sampai sekolah SMAN 19 memiliki kebanggaan di salah satu cabang olahraga, seni atau lainnya.
“Meski terbilang perdana turnamen yang di-handle kalangan pelajar SMAN 19 itu sendiri sukses. Terlihat dari jumlah peserta dan banyaknya penonton. Ini juga sebagai giat positif di kalangan pelajar tertentu, karena olahraga menjunjung nilai sportifitas,” ucap Sopiyan.