Siswa di Lamsel Gunakan Aplikasi untuk Proses Pembelajaran

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Mengikuti surat edaran Bupati Lamsel Nomor: 421/0995/IV.02/2020. Surat edaran berisi tentang pencegahan Coroms Virus Disease (Covid-19) Pada Satuan Pendidikan, berbagai lembaga pendidikan di Lampung Selatan menerapkan sistem kegiatan belajar jarak jauh atau di rumah.

Drs. Cik Ujang, Kepala Sekolah SMPN 1 Penengahan Lampung Selatan saat ditemui di ruangannya, Kamis (19/3/2020). Foto: Henk Widi

Drs. Cik Ujang, Kepala SMPN 1 Penengahan ,Lampung Selatan (Lamsel) menyebutkan, pembelajaran jarak jauh menurutnya memanfaatkan aplikasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.

Para guru di sekolahnya memanfaatkan aplikasi Google Clashroom, WhatsApp sehingga para siswa tetap belajar di rumah, meski diliburkan. Sesuai jadwal, kegiatan tersebut diberlakukan sejak Senin (16/3/2020) hingga Sabtu (28/3/2020).

“Setiap guru kelas akan membuat Grup WhatsApp agar bisa memberikan tugas kepada para siswa dan memanfaatkan aplikasi Google Clashroom agar tetap bisa melakukan kegiatan belajar mengajar berbasis web, tanpa bertatap muka, namun kegiatan belajar mengajar berjalan normal sesuai jadwal,” terang Drs. Cik Ujang saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (19/3/2020).

Kepada para siswa Drs. Cik Ujang menyebut telah memberi surat edaran agar saat di rumah, menyesuaikan jam sekolah. Sebab meski ada di rumah sejumlah materi pembelajaran dan sejumlah tugas harus dikerjakan.

Sesuai surat edaran dari Bupati Lamsel diimbau kepala sekolah, dewan guru, peserta didik tetap melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan tersebut dilakukan meminimalisir penyebaran Virus Covid-19.

Angelina, salah satu siswa SMP di Lamsel menyebutkan, meski libur di rumah, namun ia menyebut sejak pukul 08.30 WIB sudah menyiapkan materi pelajaran.

“Dalam satu hari ada sebanyak enam pelajaran, guru memberikan tugas dan jika ada tugas dikirimkan lewat aplikasi sebagian dikerjakan dengan kertas,” paparnya.

Siswa lain, Christeva di SMPN 1 Penengahan mengaku memanfaatkan aplikasi WhatsApp. Guru memberikan tugas selanjutnya akan diberi materi pelajaran yang sudah ada dalam buku.

“Awalnya agak membosankan dan bingung, namun pembelajaran jarak jauh cukup mudah,” bebernya.

Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, Thomas Amirico menyebut surat edaran bupati Lamsel telah dikirim ke seluruh lembaga pendidikan. Kegiatan pembelajaran jarak jauh menurutnya dilakukan dalam upaya pencegahan Covid-19.

Kegiatan pembelajaran di rumah menurutnya enjadi cara menerapkan social distancing yang merupakan kegiatan menjaga jarak sosial untuk mencegah virus Covid-19. Ia juga menyebut kegiatan pembelajaran di rumah selama dua pekan harus ditaati oleh semua pihak.

Lihat juga...