Polisi Gelar TAA, Ungkap Kecelakaan di Bakauheni

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama Polres Lampung Selatan (Lamsel) gelar traffic accident analysis (TAA) di Bakauheni. Kompol Ruhiyat,Kepala Seksi Kecelakaan Ditlantas Polda Lampung menyebut tim TAA melakukan peninjauan lokasi kecelakaan truk alami rem blong berimbas tiga korban meninggal dunia dan satu korban mengalami luka ringan.

Kegiatan olah kejadian kecelakaan dilakukan untuk mengetahui kronologis kecelakaan tepat di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Sebab kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu (7/3/2020) malam itu melibatkan truk dan belasan kendaraan roda dua. Kendaraan alami rem blong bernomor polisi BE 9877 CT dan kendaraan truk bernomor polisi BE 9874 CW masih belum dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kompol Ruhiyat menambahkan olah TKP dilakukan pada turunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dalam proses tersebut polisi melakukan pengambilan video dengan alat 3 dimensi (3D) scanner untuk mengetahui kronologis peristiwa tersebut. Proses pengambilan dilakukan pada beberapa titik di jalan tol, area seaport interdiction dan di lokasi kendaraan terhenti saat menabrak sejumlah kendaraan.

“Proses analisa kecelakaan dengan memakai alat tiga dimensi belum bisa menyimpulkan apakah kecelakaan diakibatkan oleh rem blong karena harus dilakukan pemeriksaan fisik kendaraan yang alami kecelakaan,” terang Kasi Laka Ditlantas Polda Lampung, Kompol Ruhiyat saat ditemui Cendana News di Bakauheni, Senin (9/3/2020).

Meski belum bisa menyimpulkan hasil proses TAA tersebut Kompol Ruhiyat menegaskan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni merupakan jalur membahayakan. Sebab sejumlah kendaraan dari arah gerbang tol Bakauheni Selatan menuju ke pintu masuk pelabuhan merupakan jalan menurun. Ketiadaan jalur penyelamat disebutnya perlu dievaluasi pada lokasi kecelakaan.

Proses penyelidikan lebih lanjut penyebab kecelakaan disebut Kompol Ruhiyat harus dilakukan lebih lanjut. Ia bahkan menyebut perlu tim ahli untuk bisa menyimpulkan terjadinya kecelakaan yang terjadi. Sejumlah kendaraan yang tertabrak sebanyak 11 motor menurutnya sudah dievakuasi ke Polres Lamsel. Sementara kendaraan truk yang mengalami rem blong belum dilakukan evakuasi.

“Evakuasi akan dilakukan setelah proses traffic accident analysis sehingga lokasi kecelakaan bisa disterilkan,” terang Kompol Ruhiyat.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP Agustinus Rinto (kanan) saat mendampingi tim seksi kecelakaan lalu lintas Ditlantas Polda Lampung. -Foto: Henk Widi

Ia menambahkan 3D scanner merupakan kelengkapan hasil olah TKP yang sebelumnya juga dilakukan. Sebab melalui penggunaan 3D scanner oleh tim TAA bisa membantu pihak kepolisian dalam menentukan penyebab kejadian.  Melalui proses 3D scanner akan membantu menganalisa gambaran rentetan kronologis kejadian dalam bentuk visual.

Kasatlantas Polres Lamsel, AKP Agustinus Rinto, menyebut masih akan menunggu hasil penyelidikan oleh tim TAA. Sebab imbas kecelakaan rem blong di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni berimbas kerusakan kendaraan dan fasilitas pelabuhan. Sejumlah pagar pelabuhan yang tertabrak, papan reklame masih mengalami kerusakan. Setelah proses evakuasi kendaraan perbaikan akan dilakukan.

Langkah antisipasi kecelakaan disebutnya telah diimbau kepada pengendara. Sebab kendaraan yang diduga mengalami rem blong di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni imbas muatan yang berlebih. Meski dugaan awal penyebab akibat pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan namun penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan. Ia juga akan menganjurkan pengendara memeriksa kondisi rem menghindari blong rem.

Lihat juga...