Pasar Tradisional di Kota Bekasi Tetap Buka

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Pasar tradisional di Kota Bekasi, Jawa Barat, masih tetap buka seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di tengah imbauan terkait Covid-19.

Sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Baru Jati Asih, Pasar Baru Kranji, Bantargebang dan lainnya tetap buka seperti biasa. Hal tersebut menjawab kegelisahan masyarakat, yang khawatir pasar tutup menyusul imbauan sejumlah tempat untuk tidak melakukan aktivitas.

“Pasar Kranji masih buka seperti biasanya. Tidak ada perintah tutup dari Kepala Dinas Perdagangan,” ungkap Amas, Kepala Pasar Baru Kranji, Selasa (24/3/2010).

Dikatakan, untuk harga masih relatif stabil, meskipun terjadi lonjakan untuk beberapa kebutuhan pokok. Seperti cabai rawit merah menjadi Rp65 ribu atau naik Rp5.000 dari sebelumnya.

Begitu pun harga gula pasir menjadi Rp19 ribu. Bahkan, untuk ketersediaan stok gula pasir di Pasar Baru Kranji cenderung menipis dan terjadi kenaikan Rp1.000.

“Untuk kebutuhan pokok masyarakat cenderung aman dan stabil di pasar baru Kranji,” tegas Amas.

Masih bukanya pasar Baru Jatiasih, juga diakui Ucok Pulungan, pedagang pasar setempat. Dia membantah pasar Jatiasih tutup seperti yang beredar di media sosial. Menurutnya, infomasi itu tidak benar.

“Memang dari dua hari lalu sudah beredar di medsos, pasar Jatiasih tutup. Informasi itu tidak benar, kami tetap buka,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam memberikan rasa aman, pengelola pasar juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan secara merata ke seluruh lokasi pasar. Rencananya penyemprotan dilakukan tiga kali dalam seminggu.

Terkait harga, ia mengatakan masih tetap normal dan stabil, tidak ada kenaikan signifikan, meskipun memasuki masa libur akibat virus Corona. Namun, dia mengakui jumlah kunjungan untuk belanja kebutuhan pokok cenderung melonjak dalam beberapa hari terakhir.

“Di pasar Jatiasih banyak yang datang untuk belanja kebutuhan dapur, seperti ayam, ikan, atau lainnya. Pasar pakaian memang terlihat sepi,” jelasnya.

Sumantri, pedagang lainnya juga mengakui pasar Bantargebang masih buka, meskipun baru selesai digusur dibagian awning di depannya.

“Pasar masih stabil dan buka menyediakan kebutuhan masyarakat. Tapi memang sudah pindah lokasi sesuai arahan pengelola pasar, menempati tempat baru,” ujarnya.

Diketahui perkembangan harga Kepokmas rata-rata per komoditi, seperti beras medium Rp10.000/kg (tetap) Premium Rp14.000/kg. Sementara cabai rawit merah Rp65.000/kg (naik Rp5.000), cabai merah kriting Rp40.000/kg, cabai merah besar Rp50.000/kg.

Sedangkan untuk harga bawang putih Rp35.000/kg (tetap), bawang merah Rp 45.000/Kg (tetap), daging sapi Rp120.000 (tetap). Daging Ayam Broiler Rp38.000/ekor (tetap), Ayam Kampung Rp100.000 s/d Rp170.000 per ekor (tetap).

Lihat juga...