Gerakan Minum Jamu, Tingkatkan Imun Tubuh Cegah Corona

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Tingkat daya tahan tubuh atau imunitas, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan diri. Termasuk untuk menangkal beragam virus dan bakteri patogen, termasuk corona atau Covid-19.

Upaya peningkatan daya tahan tubuh tersebut, bisa dilakukan melalui beragam cara. Termasuk dengan rutin minum jamu.

“Indonesia sebagai negara yang kaya akan rempah, sejak dulu dikenal dengan perawatan herbal, yakni ramuan jamu-jamuan. Khasiat jamu, terbukti bisa menjadi obat untuk berbagai jenis penyakit, menjaga kesehatan. Termasuk meningkatkan imun atau daya tahan tubuh,” papar Pakar Jamu Herbal Indonesia, Charles Saerang di kampus Unisbank Semarang, Jumat (13/3/2020).

Pakar Jamu Herbal Indonesia, Charles Saerang, menjelaskan manfaat jamu dapat meningkatkan daya tahan atau imun tubuh di kampus Unisbank Semarang, Jumat (13/3/2020). -Foto: Arixc Ardana

Dijelaskan,  Indonesia memiliki sekitar 30 ribu jenis tanaman herbal, yang bisa diolah sebagai jamu atau obat tradisional. Mulai dari serai, temulawak, jahe, kencur, kunyit, kayu manis, hingga beragam jenis lainnya.

Charles menuturkan, budaya minum jamu tersebut harus digalakkan. Tujuannya untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Terlebih ditengah merebaknya virus corona, faktor imun atau kekebalan tubuh, menjadi benteng dalam melindungi diri dari penularan virus tersebut.

“Jamu sangat bagus untuk meningkatan imun tubuh, terutama jamu berbahan temulawak. Sebab empon empon jenis ini, bisa dibilang berasnya jamu, ada banyak manfaat dari temulawak,” tandasnya.

Disatu sisi, dirinya juga menegaskan bahwa jamu bukan ilmu sulap, yang sekali diminum langsung bisa menyembuhkan atau meningkatkan imun.

“Jamu harus diminum secara rutin, agar khasiatnya maksimal. Saya sudah 68 tahun, setiap hari minum jamu. Badan tetap sehat dan segar,” terang pengusaha jamu tersebut.

Sementara, Humas Unisbank Sukirman, mengaku budaya minum jamu perlu digalakkan, terlebih pada generasi muda.

“Banyak generasi muda, yang kurang paham tentang manfaat jamu. Selama ini mereka menilai jamu itu hanya untuk orang tua. Padahal jamu bisa untuk segala umur, dan mampu memberikan manfaat untuk tubuh,” terangnya.

Pihaknya pun mendukung gerakan minum jamu, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. ” Para mahasiwa pun kita dorong, untuk rutin minum jamu, sebagai bagian dari budaya hidup sehat,” pungkasnya.

Lihat juga...