Dua Orang di Jateng Positif Covid-19, Delapan Orang dalam Pengawasan

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memastikan ada dua pasien positif Corona di wilayahnya. Kedua pasien tersebut dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo.

“Ada dua pasien yang positif Corona. Satu orang sudah meninggal dunia dan dikebumikan di Magetan, Jawa Timur. Sementara, satu lagi masih dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo. Dari hasil lab, sudah bisa dipastikan pasien yang tengah dirawat ini juga positif Corona,” paparnya di rumah dinas Puri Gedeh, Semarang, Jumat (13/3/2020).

Dipaparkan, kedua pasien laki-laki tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan seminar di Bogor, Jawa Barat. Sekembalinya dari kegiatan tersebut, mereka mengalami gejala klinis Corona, sempat di rumah sakit lain sebelum kemudian dibawa ke RSUD dr. Moewardi, pada Minggu (8/3/2020).

“Kami juga sudah melakukan tracking dari beberapa titik, yang kemungkinan si pasien yang meninggal dan masih dirawat ini melakukan kontak dengan banyak orang,” tuturnya.

Terlebih, pasien yang meninggal dunia memiliki beberapa toko di Solo. “Tokonya ada empat, dia juga sempat ke toko juga, jadi untuk sementara kami minta toko tersebut tutup dulu sampai dengan hari ini. Jadi, ada isolasi sampai hari ini untuk dilakukan pengecekan-pengecekan dari pemerintah,” ungkapnya.

Ganjar juga menyampaikan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jateng juga bertambah. Per Jumat (13/3/2020) pukul 16.00 WIB, mencapai 46 orang.

“Termasuk ada satu pasien baru, yang masuk ke RSUD dr. Moewardi. Statusnya masih PDP. Dia ini merupakan teman dari dua orang yang statusnya sudah positf Corona. Mereka bertiga juga berangkat bersama ke Bogor,” terangnya.

Pasien tersebut sedang menjalani pemeriksaan dan menunggu hasil lab untuk memastikan apakah positif corona atau tidak. “Saat ini, perkembangan terbaru status pasien tersebut masih PDP. Saat ini masih menunggu hasil lab untuk memastikan,” paparnya.

Lebih jauh dijelaskan, dari 46 orang PDP, sebanyak 37 orang sudah dinyatakan negatif, satu orang meninggal, dan delapan orang masih di rawat di sejumlah rumah sakit di Jateng.

“Mereka tengah dirawat di sejumlah rumah sakit, antara lain yakni satu orang di RSUD Kardinah Tegal, RSUD Tidar, Magelang dua orang, RSUD dr Margono Soekarjo Purwokerto satu orang. Kemudian, RSUD dr Moewardi Solo dua orang, RSUD Tugurejo Semarang satu orang, dan RSUP dr. Kariadi Semarang satu orang,” tandasnya.

Lihat juga...